Senin, 17 Jun 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Asyik Main Gawai di Bantalan Rel, Rifai Tersambar Kereta, Tewas…

04 Januari 2019, 22: 33: 33 WIB | editor : Ali Mustofa

Asyik Main Gawai di Bantalan Rel, Rifai Tersambar Kereta, Tewas…

PULOKULON – Asyik bermain ponsel, Rifai, 19, warga Dusun Kayen, Desa Tuko, Pulokulon tewas tersambar kereta. Dia tersambar kereta barang dari arah Semarang menuju Surabaya. Peristiwa nahas ini terjadi pada Kamis (3/1) dini hari.

Kronologinya berawal ketika Rifai sedang berada di sekitar rel kereta api. Pada saat tengah malam, korban asyik bermain gawai di atas batalan rel. Saat itu korban duduk sambil menghadap ke selatan.

Tiba-tiba ada sebuah kereta peti kemas dengan nomor loko CC 2061329 yang melaju dari arah Semarang menuju ke Surabaya. Menjelang lokasi kejadian yang berjarak sekitar 200 meter dari perlintasan berpalang, masinis kereta yang bernama Jainudin, 32, sudah berulang kali membunyikan klakson.

Namun, korban tidak mendengar bunyi klakson karena telinganya tertutup earphone. Melihat kondisi itu, masinis sudah berupaya mengerem kereta. Meski demikian, upaya itu tak membuahkan hasil dan kereta tersebut akhirnya menabrak korban.

Akibat tabrakan ini, tubuh korban sampai terpental cukup jauh dari lokasi kejadian. Pascakecelakaan, masinis sempat berhenti di perlintasan dan mengabarkan pada penjaga palang pintu jika ada orang yang tertabrak kereta. Setelah itu, masinis melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.

Kapolsek Panunggalan AKP Wibowo mengungkapkan, setelah mendapat laporan dari masinis, warga langsung melakukan pencarian tubuh korban. Setelah mencari beberapa saat, tubuh korban akhirnya ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.

Saat diperiksa, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka parah di bagian kepala. ”Dari hasil pemeriksaan, tidak ada tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban. Korban mengalami peristiwa ini karena memainkan ponsel dengan menggunakan earphone tanpa menghiraukan sekitarnya. Sehingga tidak mendengar saat ada kereta yang melintas,” katanya.

(ks/int/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia