Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Korsleting Genset, Enam Kios Pasar Brayung Mejobo Terbakar

01 Januari 2019, 21: 08: 08 WIB | editor : Ali Mustofa

KEBAKARAN PASAR: Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di Pasar Brayung, Mejobo, Kudus, kemarin malam.

KEBAKARAN PASAR: Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di Pasar Brayung, Mejobo, Kudus, kemarin malam. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Terjadi kebakaran di Pasar Brayung Mejobo, Kudus, sekitar pukul 20.00 pada Minggu. Saat kejadian lokasi tersebut listrik padam. Kondisi cuaca Kudus malam itu diguyur hujan lebat. Kebakaran terjadi diduga karena korsleting genset yang dihidupkan salah satu pedagang di pasar itu.

Api meluluhlantakkan enam kios. Menghanguskan satu gudang. Ditaksir kerugian mencapai Rp 900 juta.

Genset tersebut diduga korsleting kemudian menimbulkan percikan api. Percikan api lalu terkena bahan bakar genset. Api yang tersulut dari bahan bakar merembet membakar pakaian di dalam kios. Sehingga langsung merembet ke kios-kios sebelahnya. Meskipun dalam kondisi hujan, api tetap  membesar. Karena air hujan terhalang atap kios. Api mulai membesar. Kemudian melahap enam kios dan satu buah gudang di sekitar pusat api. Pemadam kebakaran datang sekitar 15 menit kemudian.

Evendi selaku Komandan Regu (Danru) shift3 UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Kudus menjelaskan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga. Kemudian tim pemadam kebakaran segera meluncur ke lokasi kejadian.

”Kami mendapatkan laporan kemudian langsung menuju lokasi. Penanganan pertama sudah dilakukan warga menggunakan Apar (tabung pemadam, Red). Api tidak sampai menjalar lebih luas. Jika tidak ada Apar mungkin api bisa semakin membesar. Bisa saja seluruh pasar terbakar,” jelasnya.

Ia menambahkan setelah timnya datang, beberapa saat kemudian datang lagi dua unit mobil pemadam kebakaran. Mobil tersebut berasal dari pemadam kebakaran PT. Djarum dan pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Mobil pemadam kebakaran kemudian disebar ke tiga titik. Mobil pemadam kebakaran PT. Djarum berada di depan. Mobil pemadam UPT dan BPBD berada di belakang. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB.

”Selebihnya proses pendinginan sampai pukul 21.30. Tidak ada korban dalam peristiwa ini. Tetapi menurut keterangan warga, kerugian ditaksir Rp 800 juta hingga Rp 900 juta,” tukasnya. (vah)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia