Minggu, 17 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Features
Annisa Firda, Juara I Model FLS2N Nasional

Termotivasi karena Diremehkan Teman

25 Desember 2018, 17: 00: 26 WIB | editor : Ali Mustofa

BERPRESTASI: Icha saat menjadi peserta aspirasi siswa berprestasi yang diadakan Kemendikbud di Jakarta belum lama ini.

BERPRESTASI: Icha saat menjadi peserta aspirasi siswa berprestasi yang diadakan Kemendikbud di Jakarta belum lama ini. (DOK. PRIBADI)

Share this      

Annisa Firda berhasil meraih juara I Model Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2018. Penghargaan itu diberikan Kemendikbud. Ia sempat diremehkan orang. Tapi kegigihannya ia memperoleh prestasi itu.

SRI PUTJIWATI, Pati

POSTUR tubuhnya sekitar 165 sentimeter. Wajahnya cantik. Pantas saja gadis yang akrab disapa Icha ini menjadi seorang model. Ditambah lagi dengan kesukaannya di dunia tersebut membuatnya yakin menekuni dunia modeling. Bahkan cita-citanya menjadi seorang model profesional.

Warga Desa Semampir, Kecamatan/Kabupaten Pati ini, mengaku suka dipotret sejak TK. Kemudian mulai menekui modeling sejak kelas V SD. Sejak SD hingga sekarang sudah SMK, ia gigih berlatih modeling. Terlebih Icha mengaku sering diremehin temannya. Justru itu membuatnya lebih termotivasi untuk membuktikan berprestasi di dunia modeling.

“Kalau selama ini saya berlatih modeling lancar-lancar. Paling diomongin jelek sama orang lain yang iri. Tapi hal itu tak membuat saya down. Justru saya termotivasi untuk giat berlatih modeling. Alhamdulillah beberapa kali mendapatkan kejuaraan modeling. Baru-baru ini dapat juara I model dalam FLS2N nasional 2018,” jelasnya.

Ajang itu mulanya diikuti dara kelahiran Pati, 20 Maret 2003 pada September juara I. Kejuaraan di tingkat kabupaten membuatnya melaju ke FLS2N provinsi pada Oktober lalu  dan kembali mendapatkan juara. Selanjutnya November lalu ikut FLS2N nasional dan mendapatkan juara I.

“Pas dapat informasi dapat juara I FLS2N yang diadakan Kementerian Kebudayaan itu sangat kaget dan tidak menyangka. Alhamdulillah banget. Ini akan terus menjadikan motivasi saya lebih giat berlatih dan membutikan bahwa saya bisa berprestasi di bidang ini,” ucap siswi kelas X SMKN 3 Pati ini.

Ia mengaku selama ini berlatih modeling 2-3 kali dalam sepekan. Namun menjelang lomba, Icha bisa berlatih modeling setiap hari. Terlebih ibunya menjadi pelatih model. Dengan motivasi dari ibu dan keluarganya, Icha lebih percaya diri dalam mengikuti setiap ajang modeling.

Prestasi yang diraihnya dari FLS2N itu, putri bungsu dari dua bersaudara ini berkesempatan ikut dalam apresiasi siswa berprestasi (ASB) nasional. Kegiatan itu diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan SMK Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 13-16 Desember lalu. ASB ini diikuti ratusan siswa berprestasi di tingkat nasional mulai dari ajang FLS2N, LKS, O2SN, dan lainnya.

Icha merupakan satu dari tujuh siswa di Jawa Tengah yang mengikuti acara tersebut. Seluruhnya, ada 182 siswa SMK se-Indonesia yang diundang untuk mengikuti ASB ini. Annisa sendiri tampil dalam pembukaan dengan menampilkan modeling. Dalam karantina selama tiga hari itu banyak hal yang diperoleh.

“Acara itu kali pertama diadakan. Di ASB itu saya mendapatkan banyak pengalaman berharga dan motivasi dari teman-teman seluruh Indonesia. Selain itu bisa bertemu langsung Menteri Kelautan dan Mendikbud,” tuturnya.

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia