Jumat, 16 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Begini Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Depan SMPN 1 Gabus Digelar

Kamis, 08 Nov 2018 22:41 | editor : Ali Mustofa

DIREKONTRUKSIKAN: Reka ulang adegan pembunuhan di Gabus dilaksanakan di Mapolres Pati kemarin.

DIREKONTRUKSIKAN: Reka ulang adegan pembunuhan di Gabus dilaksanakan di Mapolres Pati kemarin. (SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS)

PATI – Rekontruksi kasus pembunuhan di depan SMPN I Gabus digelar kemarin. Pada kesempatan tersebut, ada sebanyak 14 adegan yang diperagakan tersangka. Diantarnya, saat tersangka membacok leher dan punggung korban dengan menggunakan celurit.

Pada reka ulang yang digelar halaman Mapolres Pati tersebut, korban Sugiharto, 48, warga Desa Brati, Kayen, diperagakan oleh peran pengganti dan tersangka utama, Dwi Sulistyo, 27, warga Desa/Kecamatan Gabus.

Pihak kepolisian tidak melaksanakan di tempat kejadian perkara depan SMPN I Gabus turut Desa Tlogoayu, Kecamatan Gabus, dengan mempertimbangkan keamanan. Pada reka ulang itu, diperankan tiga orang.

Tersangka diperankan sendiri oleh Dwi, sedangkan korban dan saksi diperankan oleh peran pengganti. Karena hingga saat ini saksi atau teman tersangka masih menjadi DPO dan belum menyerahkan diri.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kasatreskrim AKP Yusi Andi Sukmana menyampaikan, 14 reka ulang adegan pembunuhan itu untuk memberikan gambaran kepada penyidik, jaksa penuntut umum (JPU), serta hakim pada saat peradilan. Dari rekontruksi itu memeragakan adegan kronologi secara utuh peristiwa pembunuhan. Adegan per adegan direkontruksikan. Mulai dari korban duduk diatas sepeda motor di dekat lapangan depan SMPN I Gabus.

“Korban sempat menyabetkan potongan bambu dan ditangkis tersangka selanjutnya tersangka menyabetkan celurit di leher koban dan jatuh tersungkur. Selanjutnya tersangka membacok punggung korban delapan kali hingga korban ditinggalkan sendirian di TKP,” katanya.

Semua adegan diperagakan beserta dengan barang bukti bambu, sepeda motor, dan senjata tajam semuanya sama dengan keterangan di BAP. Rekontruksi adegan itu selesai dengan cepat dan hanya diperagakan 14 adegan. Karena tersangka kooperatif dan keterangannya sama seperti pada saat awal penyelidikan.

Yusi menambahkan, setelah rekontruksi ini akan secepatnya dilimpahkan ke Kejari Pati karena sudah lengkap. Mulai dari proses pemberkasan selesai dan upaya terakhir rekontruksi dilakukan. Rencananya pekan depan berkas perkara akan dilimpahkan ke Kejari. Berkas itu diteliti jika ada petunjuk dari JPU akan dilengkapi. Apabila tidak ada petunjuk dan berkas sudah pengkap, maka segera dilimpahkan.

(ks/put/ali/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia