Sabtu, 17 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Pati

Sempat Tersendat Material, Proyek Tambat Kapal Juwana Capai 90 Persen

Kamis, 08 Nov 2018 22:33 | editor : Ali Mustofa

RAMPUNG: Pemasangan sheet pile di jalan tambat kapal Juwana selesai kemarin. Pekerja akan melanjutkan pengaspalan.

RAMPUNG: Pemasangan sheet pile di jalan tambat kapal Juwana selesai kemarin. Pekerja akan melanjutkan pengaspalan. (SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS)

JUWANA – Proyek lanjutan pembangunan jalan dan talut menuju akses tambat kapal Juwana hampir rampung. Pekerjaanya tinggal pengaspalan, meskipun beberapa waktu lalu sempat terhambat karena kedatangan material molor. Kini proyek sudah mencapai 90 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Ahmad Faisal melalui Kasi Peningkatan Jalan, Hasto Utomo mengatakan, pemasangan 375 sheet pile dengan panjang talut 150 meter sudah rampung kemarin. Satu buah sheet pile panjangnya 1 meter.

Pemasangannya di sisi Sungai Silugonggo karena kondisi tanah itu lembek. Sehingga jika tidak dipasang sheet pile, maka dikawatirkan talut jalannya cepat rusak dan amblas. Mengingat nantinya banyak kendaraan besar yang akan keluar masuk melintas di jalur menuju tambat kapal.

“Setelah pemasangan sheet pile rampung, tinggal pangaspalan saja. Kalau materialnya sudah siap, proses pengaspalan paling membutuhkan waktu dua hari. Selain itu ada pekerjaan talud di titik tersebut. Saat ini progres proyek jalan menuju tambat kapal sudah mencapai 90 persen,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Ia mengaku, proyek perbaikan menuju akses tambat kapal senilai Rp 2,4 miliar itu beberapa waktu lalu memang sempat terkendala kedatangan material yang molor sedikit sehingga harus menunggu pengiriman 10 hari. Tapi itu hal tersebut sudah clear sekarang. Pekerjaannya juga tidak molor karena targetnya hingga 20 Desember mendatang.

Hasto mengaku, perbaikan menuju akses jalan tambat kapal Juwana itu memang sudah dilaksanakan beberapa tahap. Rencananya, tahun 2019 mendatang akan dilanjutkan kembali hingga tuntas sehingga pihaknya sudah mengusulkan anggaran perbaikan akses tambat kapal sebesar Rp 8 miliar.

 “Anggaran itu untuk menuntaskan pemasangan sheet pile, talut, hingga pembetonan jalan. Jalan yang belum diaspal memang kami usulkan dibeton supaya lebih kuat,” jelasnya.

(ks/put/ali/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia