Selasa, 18 Dec 2018
radarkudus
icon featured
Grobogan

Ngeri, Kecelakaan Karambol, Tukang Tambal Tewas, Dua Siswa SMA Luka

04 November 2018, 22: 42: 25 WIB | editor : Ali Mustofa

RINGSEK: Kondisi mobil Mitsubisi L 300 ringsek setelah menabrak truk di depan dan menabrak pejalan kaki di Jalan Purwodadi-Cepu tepatnya di tingkungan Bledug Kuwu, Kradenan.

RINGSEK: Kondisi mobil Mitsubisi L 300 ringsek setelah menabrak truk di depan dan menabrak pejalan kaki di Jalan Purwodadi-Cepu tepatnya di tingkungan Bledug Kuwu, Kradenan. (WARGA FOR RADAR KUDUS)

GROBOGAN – Nasib nahas dialami oleh tukang tambal ban Aprian Mardiana, 27, warga Desa Grabagan, Kecamatan Kradenan. Dia tertabrak mobil Mitshubisi ketika sedang ngecek ban truk kemarin. Pria tersebut langsung tewas seketika usai kecelakaan beruntun yang melibatkan truk, misthubhisi, dan sepeda motor itu.

Kecelakaan beruntun tersebut, terjadi di Jalan Wirosari-Kuwu. Tepatnya di sebelah barat  obyek wisata Bledug Kuwu di Desa Grabagan, Kecamatan Kradenan. Kejadian kecelakaan sekitar pukul 10.00 kemarin. Selain tukang tambal ban, juga ada dua siswa SMA mengalami luka-luka.

Informasi yang dihimpun koran ini, kecelakaan tersebut melibatkan mobil Mistusbishi L 300 pikap dengan nomor polisi  AD 1917 NW, truk dengan nomor polisi K 1360 NH, dan sepeda motor Suzuki Shogun dengan nomor polisi H 2384 MS.

Kejadian berawal saat mobil Mistusbishi L300 pikap yang dikendarai Iswahyudi, 23, warga Wonogiri berjalan dari arah timur menuju ke barat dengan kecepatan sedang. Saat sampai di tempat kejadian perkara (TKP) berada di jalan tikungan ke kanan, pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan oleng ke kanan.

Disaat bersamaan,Aprian Mardiana, 27, warga Desa Grabagan berdiri di samping truk yang parkir di bahu jalan sebelah kanan. Dia saat itu sedang mengecek ban sebelah kiri truk tersebut. Kemudian mobil Mistubishi pikap menghantam tukang tambal ban itu dan langsung meninggal di tempat kejadian.

Usai menabrak bodi truk dan tukang tambal ban, dalam waktu bersamaan datang sepeda motor Suzuki Shogun dengan nomor polisi H-2384-MS. Dua siswa SMA tak pakai helm itu, dengan kecepatan tinggi. Sepeda motor tersebut, tidak bisa mengendalikan kendaraan dan menabrak mitshubishi colt L 300 yang melintang di jalan. Keduanya terpelanting dan terjatuh.

Kedua korban pengendara sepeda motor itu, atas nama Ainun, 16, warga Desa Kalanglundo dan pembonceng Ilma, 16, warga Desa Grabagan. Keduanya mengalami luka-luka. Saat ini keduanya dirawat di RS. Umum Purwodadi.

”Kedua pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD R Soedjati Purwodadi. Penyebab kecelakaan karambol masih dalam tahap penyelidikan. Sementara dugaan sopir tidak konsentrasi saat nyetir,” kata Kanit Lakalantas Polres Grobogan Ipda Candra kemarin.

(ks/mun/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia