Sabtu, 17 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Jepara

Memprihatinkan, Wahana Pesawat di Pantai Kartini Jadi Sarang Kelelawar

Kamis, 01 Nov 2018 19:26 | editor : Ali Mustofa

TAK ADA YANG BERKUNJUNG: Kondisi wahana pesawat di Pantai Kartini Jepara tidak terawat. Belum ada rencana perbaikan atau pemugaran dari Pemkab Jepara.

TAK ADA YANG BERKUNJUNG: Kondisi wahana pesawat di Pantai Kartini Jepara tidak terawat. Belum ada rencana perbaikan atau pemugaran dari Pemkab Jepara. (M. KHOIRUL ANWAR/RADAR KUDUS)

JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara sedang gencar meningkatkan sektor pariwisata. Namun, hal ini tidak diimbangi dengan pemenuhan fasilitas yang baik di objek wisata yang dikelola pemkab.

Hal ini terlihat di salah satu bagian objek wisata Pantai Kartini Jepara. Di antaranya, wahana pesawat di lokasi tersebut tidak lagi berfungsi. Bahkan, sudah menjadi sarang kelelawar.

Sebagaimana pantauan Jawa Pos Radar Kudus di lokasi kemarin. Wahana tersebut berada di sebelah barat panggung hiburan. Atau sebelah timur kolam. Terlihat dari sisi luar, besi yang menjadi pagar dan pembatas wahana banyak yang berkarat. Lantai keramik juga ada yang cekung. Beberapa rumput liar juga membuat lokasi tidak nyaman. Begitu juga dengan sampah daun yang mengotori tempat tersebut.

(M. KHOIRUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Sementara di bagian dalam terdapat miniatur pesawat. Pesawat tersebut, awalnya menjadi wahana yang bisa dinikmati pengunjung. Pengunjung bisa naik pesawat. Maksimal enam orang.

Namun kondisinya kini sudah tidak terawat. Kaca bagian depan pecah. Sedangkan pintu samping jika tertiup angin bergerak. Di bagian atas pesawat banyak bekas kotoran kelelawar. Penerangan yang  minim menjadikan kelelawar leluasa bersarang di wahana itu.

Salah satu pengunjung asal Salatiga, Rohman, 30, mengurungkan niatnya masuk ke wahana tersebut. Ia datang ke Pantai Kartini bersama keluarga menikmati kuliner laut sambil melihat suasana sekitar.

”Sangat disayangkan ya. Padahal jika dikelola cukup bagus. Tadinya saya mau ajak anak saya ke dalam. Tapi dari luar terlihat tidak berfungsi. Ya nggak jadi (masuk),” tuturnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara Zamroni Lestiaza, menyatakan, bahwa pihaknya belum ada rencana memperbaiki wahana tersebut. Hal itu dikarenakan keterbatasan anggaran yang dimiliki pemkab.

Pemenuhan fasilitas objek wisata dapat dipenuhi secara bertahap. ”Memang ada titik yang kurang maksimal. Kami terkendala anggaran. Belum tahu kapan akan diperbaiki,” tuturnya.

Di Pantai Kartini Jepara, lanjutnya, sedang proses pembangunan beberapa fasilitas tahun ini. Seperti penyempurnaan kolam dan perbaikan pusat penjualan oleh-oleh. ”Anggaran yang kami miliki dibagi untuk objek wisata lain. Jadi sedikit demi sedikit,” tandasnya.

(ks/war/lin/top/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia