Selasa, 20 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Selamat! Hari Ini, 1.371 Mahasiswa IAIN Kudus Diwisuda

Sabtu, 27 Oct 2018 08:05 | editor : Ali Mustofa

HARI INI WISUDA TERBESAR: Rektor IAIN Kudus Dr Mudzakir (kanan) saat mengikuti wisuda tahun lalu.

HARI INI WISUDA TERBESAR: Rektor IAIN Kudus Dr Mudzakir (kanan) saat mengikuti wisuda tahun lalu. (IAIN KUDUS FOR RADAR KUDUS)

KUDUS – Hari ini 1.371 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus diwisuda. Ini merupakan wisuda terbesar yang pernah diselenggarakan oleh kampus yang berada di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus, itu. Sekaligus sebagai pencapaian dari program speed up kelulusan yang diwujudkan oleh kepemimpinan IAIN Kudus.

”Dalam kepemimpinan ini, kami memiliki program speed up kelulusan. Di mana sebelumnya, kami melakukan analisis beberapa sebab yang membuat mahasiswa tak bisa lulus di semester VIII,” kata Wakil Rektor I IAIN Kudus Dr. H. Supaat, M.Pd saat ditemui di sela-sela pelaksanaan geladi bersih kemarin.

Seletah mengidentifikasi problem, lanjutnya, pihak kampus selanjutnya mengambil beberapa keputusan. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk melakukan pelayanan yang maksimal kepada mahasiswa.

”Salah satu program yang sudah kami laksanakan yakni pelaksanaan KKN terintegrasi. Waktu pelaksanaan KKN juga kami jadwalkan pada semester VII. Agar nantinya setelah KKN, mahasiswa dapat mengerjakan tugas akhir. Harapannya dapat lulus di semeter VIII,” jelasnya.

Ia menyebut, penulisan tugas akhir sering ada kendala dan hambatan. Untuk mengatasi hal ini, pihaknya juga menerapkan sistem baru untuk pengerjaan tugas akhir. Jika sebelumnya mahasiswa diuji dulu sebelum mendapat pembimbing, kini berbeda.

”Ujian proposal kami ganti dengan pembimbingan. Jadi, selama menulis proposal, mahasiswa sudah dibimbing dan ditemani dosen pembimbing,” ungkapnya.

Ia menyebut, kebijakan ini direspon baik oleh mahasiswa. Terbukti, banyaknya jumlah mahasiswa yang terpacu untuk lulus tepat waktu. Mahasiswa yang diwisuda kali ini langsung diberikan ijazah, transkrip, dan legalisasi ijazah.

”Kami berharap dengan kebijakan yang diberikan kampus ini, mahasiswa dapat bergerak cepat untuk memanfaatkan gelarnya," imbuhnya.

(ks/daf/lin/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia