Senin, 17 Dec 2018
radarkudus
icon featured
Pati

Industri Menengah Kabupaten Pati Incar Pasar Ekspor

25 Oktober 2018, 18: 34: 12 WIB | editor : Ali Mustofa

BINA UKM: Para pemateri menyampaikan manajemen ekspor kepada para peserta pelatihan teknis di sebuah hotel di Juwana pada Selasa (23/10) lalu.

BINA UKM: Para pemateri menyampaikan manajemen ekspor kepada para peserta pelatihan teknis di sebuah hotel di Juwana pada Selasa (23/10) lalu. (DISPERINDAG PATI FOR RADAR KUDUS)

JUWANA – Sebanyak 25 pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Pati mendapat pelatihan teknis manajemen ekspor. Pelatihan itu digagas oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati yang bekerja sama dengan Pengembangan Produk Ekspor (PPE) Universitas Muria Kudus, di Hotel Graha Wisata Juwana pada Selasa (23/10) lalu.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Pati Riyoso melalui Kasi Ekspor Impor Sukardi mengungkapkan, kegiatan itu dilakukan untuk merangsang pelaku UKM supaya punya arah untuk memperluas pasarnya melalui ekspor. Ia menyebut, pelatihan itu dilakukan karena masih rendahnya pengetahuan pelaku UKM mengenai pangsa pasar ekspor.

Dengan diadakannya pelatihan semacam itu, diharapkan mampu membuat para pelaku UKM terangsang untuk mengembangkan produknya dan bisa bersaing di pasar internasional.

 ”Ya termasuk memberikan mindset, ekspor itu tidak harus dalam jumlah besar. Kalau selama ini kita menganggap ekspor kan harus satu kontainer penuh,” kata Sukardi kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Ada tiga macam materi pokok yang disampaikan kepada pelaku UKM. Mulai dari materi pemahaman tentang perdagangan internasional, mekanisme dan cara pembayaran dalam perdagangan internasional, hingga bagaimana caranya pengisian dokumen ekspor.

Para pelaku UKM yang datang itu terdiri dari mereka yang bergerak di bidang usaha seperti kerajinan, pengolah makanan, pengolah ikan, pengolah briket arang batok kelapa fashion, dan bermacam UKM lainnya yang ada di Kabupaten Pati.

”Harapannya, usai mendapat pelatihan, para pelaku UKM meningkatkan kualitas produknya, memperbaiki manajemennya, agar mampu menembus perdagangan internasional,” papar Sukardi.

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia