Selasa, 20 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Kudus

Ngebut Usai Antar Pasien, Ambulans RSUD Kudus Kecelakaan di Lamongan

Sabtu, 20 Oct 2018 08:39 | editor : Ali Mustofa

LAKA TUNGGAL: Kondisi mobil ambulance RSUD dr Loekmonohadi saat kecelakaan di Lamongan Jawa Timur Kamis (18/10) lalu.

LAKA TUNGGAL: Kondisi mobil ambulance RSUD dr Loekmonohadi saat kecelakaan di Lamongan Jawa Timur Kamis (18/10) lalu. (ISTIMEWA)

JATI – Salah satu ambulans milik rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Loekmonohadi Kudus mengalami kecelakaan di Lamongan, Jawa Timur pada Kamis (18/10) lalu. Kabar ini  diketahui setetelah gambar kondisi mobil ambulans beredar di media sosial.

Gambar yang beredar, kondisi mobil ambulans rusak parah. Khsuusnya bagian belakang. Menurut informasi, mobil ambulans ini mengalami kecelakaan tunggal saat berada di Lamongan.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, Saiful Anas membenarkan adanya kejadian ini. Kejadian itu terjadi pada fajar hari Kamis lalu. Kendati demikian, tak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu.

”Kecelakaan itu terjadi ketika ambulans dalam perjalanan pulang ke Kudus. Sebelumnya, Wawan dan Rukani, sopir ambulans itu ditugaskan untuk mengatar pasien ke Madura Jawa Timur,” katanya.

Dalam keterangannya, setelah menurunkan langsung pasien di Madura, mobil ambulance itu langsung kembali ke Kudus. Namun sesampainya di Kabupaten Lamongan Jawa Timur mobil ambulans RSUD mengalami kecelakaan. Beruntung dari kecelakaan itu tidak ada korban jiwa. Sopir dan serep sopir hanya mengalami luka lecet.

”Sementara ini kami belum bisa memberikan keterangan lebih rincinya. Sebab, kami belum bisa ketemu sama sopirnya. Yang jelas tidak ada penumpang lain selain sopir dan serepnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr Loekmonohadi Kudus dokter Abdul Aziz Achyar mengungkapkan, kendaraan sudah dievakuasi siang kemarin. Sekitar pukul 15.30 ambulans dan kedua sopir tersebut dibawa ke Kudus dengan truk.

”Menurut informasi yang kami dapatkan, ambulans tersebut dikemudikan oleh Wawan. Sedangkan saat pulang dikemudikan oleh Rohani. Selama perjalanan, Wawan sudah mengingatkan Rohani agar tidak ngebut. Namun Rohani tetap melaju kencang,” katanya. 

(ks/daf/mal/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia