Selasa, 23 Oct 2018
radarkudus
icon featured
Kudus

GO-JEK Siap Dorong UMKM Kudus

Kamis, 11 Oct 2018 10:08 | editor : Panji Atmoko

DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS

PERESMIAN: Bupati Kudus M. Tamzil (kiri) menyerahkan potongan pertama tumpeng kepada Brand Manager GO-JEK Kudus Abdul Aziz di Balai Jagong kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

KUDUS – Perusahaan teknologi berbasis aplikasi GO-JEK, yang menyediakan berbagai layanan sudah ada di Kudus. Perusahaan ini melayani transportasi, logistik, pembayaran, layan-antar makanan, dan layanan lainnya akan membantu mobilitas dan perekonomian warga Kudus.

Sejak didirikan 2015, GO-JEK telah membuktikan pengemudi ojek dapat melakukan lebih dari sekadar transportasi. Melalui teknologi, GO-JEK telah meningkatkan standar hidup jutaan pengusaha mikro termasuk pengemudi, pemilik restoran, pengusaha rumahan, dan profesi lainnya.

Hal ini dibuktikan, launching GO-JEK di Balai Jagong kemarin (10/10). Dalam acara ini dihadiri Bupati Kudus Muhammad Tamzil dan Wakil Bupati Hartopo berserta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), dan perwakilan Polres Kudus.

Head of Regional Corporate Communication Central and East Java Alfianto Domy Aji mengatakan, hadirnya GO-JEK di Kudus, diharapkan bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan berbagai layanan lengkap dengan mudah. Selain itu juga untuk membantu pekerja sektor informal serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memperoleh pendapatan lebih melalui teknologi.

”Komitmen GO-JEK dalam mendorong kesejahteraan mitra turut berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia,” terangnya.

Dia menambahkan, hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi, dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) 2017 mengungkapkan GO-JEK telah berkontribusi Rp 9,9 triliun per tahun untuk ekonomi nasional. Ini diperoleh dari penghasilan mitra pengemudi, dan mitra UMKM.

Sementara itu, Brand Manager GO-JEK di Kudus Abdul Aziz, mengatakan memperoleh data ada 12.000 UMKM. Sekitar 850 pelaku usaha memiliki kelengkapan izin usaha. Hal ini peluang GO-JEK bisa bermitra dengan UMKM.

”Kami akan membuka kesempatan untuk UMKM bekerjasama dengan kami. Misalnya untuk jasa antar barang. Kami jamin barang sampai tujuan dengan selamat serta utuh,” tandasnya.

Selain itu, GO-JEK masuk ke Kudus mendapatkan respon positif dari Bupati Kudus M. Tamzil. Saat sambutan, menyampaikan supaya pemerintah kabupaten (Pemkab) bisa kerjasama pelayanan aduan masyarakat.

” Rencananya 2019, segala bentuk pengaduan masyarakat bisa langsung di ketahui pemkab. Kami memiliki Comment Center yang dikelola Dinas Kominfo, bisa dilanjutkan koordinasinya. Jika GO-JEK bermitra dan mengadu bisa tinggal klik,” ungkap Tamzil. 

(ks/san/mal/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia