Selasa, 23 Oct 2018
radarkudus
icon featured
Pati

Nekat Angkut Kayu Bodong, Tiga Pelaku Dibekuk Petugas Gabungan

Rabu, 10 Oct 2018 19:26 | editor : Ali Mustofa

DIAMANKAN: Puluhan balok kayu hasil curian warga diamankan di Mapolsek Gembong kemarin.

DIAMANKAN: Puluhan balok kayu hasil curian warga diamankan di Mapolsek Gembong kemarin. (DOK POLRES PATI)

GEMBONG – Petugas gabungan mengungkap kasus illegal logging di petak 5C Desa Bermi, Kecamatan Gembong pada Senin (8/10) lalu. Dari penangkapan kasus tersebut, petugas gabungan Polri dan Polhut mengamankan puluhan kayu jati dan mahoni serta tiga pelaku illegal logging. Sedangkan satu pelaku lainnya masih buron.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kasatreskrim AKP Yusi Andi menyampaikan, pengungkapan kasus illegal logging tersebut berawal pada penemuan tunggak kayu jati pada Sabtu (15/9) lalu. Lalu petugas gabungan melaksanakan patroli sehingga Senin (8/10) pukul 04.00 menemukan satu truk pengangkut kayu jati melintas di sekitar petak itu.

Saat dilakukan pemeriksaan, truk K 1417 MH yang dikemudikan KAS dan satu pelaku, KA kabur yang kini DPO warga Desa Bermi, Gembong. Mereka tak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen. Baik pelaku KAS maupun barang bukti berupa truk berisi 20 batang kayu jati itu diamankan di Mapolsek Gembong. KA masih dalam pengajaran polisi.

Atas penangkapan tersebut, polisi menyelidiki lagi dan 30 menit mengamankan satu lagi truk K 1432 VH pengangkut kayu mahoni yang dikemudikan Sukarmin, 36, dan Kasmin, 40, warga Desa Sukobubuk, Margorejo. Para pelaku ini juga juga tak dapat menunjukkan dokumen resmi. Truk berisi 10 batang kayu mahoni dan dua pengemudinya diamankan.

“Saat ini ketiga pelaku dan barang bukti masih di Mapolsek Gembong. Kami sudah mem-back up kasus itu. Terlebih masih ada satu DPO yang melarikan diri saat petugas memeriksa truk bermuatan batang kayu jati,” ungkapnya kemarin kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin.

Total kerugian dari pencurian kayu jati dan mahoni dari petak hutan turut Desa Bermi, Gembong tersebut ditaksir mencapai Rp 8 juta. Berdasarkan keterangan para pelaku, baru pertama mencuri kayu itu dan akan dijual ke daerah Pati selatan. Pelaku dijerat Pasal 82 ayat 1 huruf b UU Nomor 18 Tahun 2013.

(ks/put/him/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia