Kamis, 13 Dec 2018
radarkudus
icon featured
Jepara

Sumbang PAD Rp 3,5 M, Pengelolaan Wisata Jepara Jadi Rujukan Kota Lain

09 Oktober 2018, 19: 17: 31 WIB | editor : Ali Mustofa

OBJEK WISATA ANDALAN: Salah satu destinasi wisata di Jepara, Pantai Bandengan ramai dikunjungi wisatawan setiap akhir pekan.

OBJEK WISATA ANDALAN: Salah satu destinasi wisata di Jepara, Pantai Bandengan ramai dikunjungi wisatawan setiap akhir pekan. (DOK. RADAR KUDUS)

KOTA – Kabupaten Jepara kembali menjadi tujuan sebagai tempat perbandingan dalam pengelolaan pariwisata. Dalam dua bulan terkahir, ada dua kota yang berkunjung. Setelah sebelumnya Komisi C DPRD Kota Surabaya, kali ini Komisi C DPRD Pemalang datang ke Kota Ukir untuk belajar mengelola sektor pariwisata.

Bertempat di Pendapa Kartini, rombongan Komisi C DPRD Pemalang diterima oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Abdul Syukur. Dia bersama anggota organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, memaparkan potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Jepara.

Abdul Syukur, mengatakan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), sektor pariwisata di Jepara menjadi program unggulan. Termasuk program pembangunan infrastruktur untuk menunjang peningkatan dan pemberdayaan masyarakat. ”Sektor pariwisata diharapkan bisa memberikan multiplayer effect, sehingga nanti akan berimbas pada masyarakat,” ujarnya.

Objek wisata di Kabupaten Jepara terhitung lengkap. Garis pantai sepanjang 80 km. Di sepanjang pantai, sebagai penunjang pariwisata telah dibangun home stay, hotel, serta pusat kuliner.

Infrastruktur jalan menuju lokasi wisata juga sudah diperbaiki. Hal ini untuk memberikan kenyamanan wisatawan yang ingin menikmati lokasi wisata di Jepara. Mulai dari wisata alam, kuliner, kerajinan, maupun wisata religi.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Pemalang Ujianto ,menyampaikan, terkait pengembangan pariwisata di Kota Ukir, ia berharap dapat mendapatkan gambaran mengenai sistem tata pengelolaan pariwisata yang ada di Jepara. ”Kami berlajar dari Jepara bagaimana mengembangkan wisatanya selama ini,” katanya.

Ia menjelaskan, di Pemalang ada tempat wisata yang menjadi unggulan. Yaitu Gardu Pandang Gaduan. Dari sana bisa melihat Gunung Slamet sebagai wisata alam serta untuk memantau perkembangan gunung yang masih aktif itu.

Syukur menimpali, objek wisata di Pemkab Jepara sudah memberi kontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD). Di antaranya Pantai Kartini, Pantai Bandengan, Benteng Portugis, Karimunjawa, serta Pulau Panjang. Pendapatan daerah dari sektor wisata memberi kontribusi Rp 3,5 miliar.

Dia menambahkan, Jepara bisa menggunakan even seperti Triathlon Jepara, Festival Karimunjawa, Festival Kartini, dan Diplomatic Tour untuk promosi wisata. ”Wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri tertarik datang ke Jepara,” imbuh Syukur.

(ks/war/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia