Selasa, 23 Oct 2018
radarkudus
icon featured
Jepara

Gelaran Art Kids 2018 Beri Ruang Anak Berkreasi, Begini Kegiatannya

Selasa, 18 Sep 2018 18:49 | editor : Ali Mustofa

UNJUK KARYA: Anak-anak diberi ruang untuk menampilkan pementasan dalam gelaran Art Kids 2018 baru-baru ini.

UNJUK KARYA: Anak-anak diberi ruang untuk menampilkan pementasan dalam gelaran Art Kids 2018 baru-baru ini. (RBI FOR RADAR KUDUS)

KOTA – Gelaran Art Kids 2018 yang dilaksanakan di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, sukses memberikan ruang bagi anak-anak di Jepara untuk berkreasi. Mulai dari pembuatan karya hingga pementasan.

Kegiatan yang diselenggarakan Rumah Belajar Ilalang ini, melibatkan sekitar 500 anak dari berbagai wilayah di Jepara. Selama tiga hari mulai Jumat hingga Minggu (14-16/9), ada berbagai agenda yang bisa diikuti anak-anak. Mulai dari pameran lukisan, lokakarya anak-anak (membatik, melukis gerabah, dan screening film anak-anak), hingga pementasan musik, tari, dan ketoprak.

Pegiat Rumah Belajar Ilalang Den Hasan mengatakan, ini bukan kali pertama pihaknya menggelar acara untuk anak-anak. Empat tahun terakhir pihaknya telah menggelar olimpiade dolanan anak. ”Kali ini lingkupnya lebih luas. Tak sekedar menyediakan kandang dolanan anak, tetapi ada pula pameran lukisan, lokakarya, dan pementasan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Sebelum gelaran Art Kids selama tiga hari itu, dua bulan terakhir anak-anak diberikan workshop. Hasil karya mereka itulah yang dipamerkan pada art kids kali ini.

Khusus untuk pementasan, pihaknya menyiapkan satu panggung khusus yang didesain menarik. Di sanalah anak-anak diberi kesempatan tampil. Total ada delapan komunitas yang ambil bagian. Mulai dari wilayah selatan Kalinyamatan hingga wilayah utara. ”Pementasannya beragam. Ada tongtek, tari, hingga ketoprak,” ujarnya.

Dikatakan, Art Kids kali ini berhasil menyedot perhatian banyak pihak. ”Baik pameran maupun pementasan selalu ramai. Termasuk oleh orang tua anak-anak yang ambil bagian. Mereka datang dan melihat karya anaknya,” jelasnya.

Den Hasan melanjutkan, minimnya ruang kreasi untuk anak-anak, membuat para pegiat Rumah Belajar Ilalang tergerak menghadirkan kegiatan bertajuk Art Kids ini. ”Selama ini mungkin banyak kegiatan untuk anak-anak, namun dalam pelaksanaannya melibatkan banyak orang dewasa. Karena itu, dalam Art Kids ini benar-benar kami khususkan untuk anak-anak,” terangnya.

Melalui rangkaian kegiatan itu, pihaknya berharap masyarakat bisa semakin sadar untuk memberikan ruang lebih bagi anak-anak. ”Selama ini orang tua melihat anaknya tidak bisa ini dan itu. Sebenarnya itu bukan semata-mata salah anak. Mereka tak punya ruang, sehingga lifeskill tak terasah. Kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyediakan ruang apresiasi untuk anak,” imbuhnya.

(ks/emy/lin/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia