Senin, 24 Sep 2018
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Dukung PPPE, PKM UMK Lakukan Pendampingan ke UKM Mitra Batik Kudus

Jumat, 31 Aug 2018 17:23 | editor : Ali Mustofa

SERAHKAN BANTUAN: Tim PKM PPPE serahkan bantuan alat, masing-masing dua buah kenceng tembaga, kompor listrik, dan kompor gas tegangan tinggi kepada Alfa Shoofa dan Muria Batik.

SERAHKAN BANTUAN: Tim PKM PPPE serahkan bantuan alat, masing-masing dua buah kenceng tembaga, kompor listrik, dan kompor gas tegangan tinggi kepada Alfa Shoofa dan Muria Batik. (PKM PPPE UMK FOR RADAR KUDUS)

KUDUS – Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muria Kudus (PKM UMK) berhasil meraih hibah multiyears dari Dikti dalam Program Pengembangan Produk Ekspor (PPPE). Program pendampingan UKM Batik Kudus tersebut diketuai Nafi’ Inayati Zahro, SE., M.Si dari Fakultas Ekonomi Prodi Akuntansi UMK.

Produk yang dikembangkan yakni batik Kudus. Sebagai bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam program PPPE di tahun pertama ini, tim memberikan bantuan investasi berupa alat kepada kedua mitra, yakni Alfa Shoofa dan Muria Batik. Bantuan yang diberikan masing-masing dua buah kenceng tembaga, kompor listrik, dan kompor gas tegangan tinggi.

”Pemberian investasi ini bertujuan untuk meningkatkan percepatan produksi dan penghematan energi. Sehingga mampu meningkatkan kapasitas produksi yang berdampak positif dalam peningkatan omzet di kedua mitra,” kata Nafi.

(PKM PPPE UMK FOR RADAR KUDUS)

Selain bantuan alat, tim juga menggelar pendampingan dan pelatihan untuk UKM Mitra. Diantaranya pelatihan dan pendampingan manajemen bisnis serta pembukuan yang disampaikan Nafi Inayati Zahro, SE, M,Si dan Sutono, SE, MM, P.Hd,.

Pada pelatihan tersebut, tim UMK memberikan konsultasi dan pendampingan mengenai perancanaan dan pengelolaan bisnis. Baik dari aspek keuangan maupun non keuangan secara komprehensif.  Serta bagaimana menyusun dan mengelola keuangan sehingga pembukuan pada UKM mitra.

Selain itu, pihaknya juga mengadakan pelatihan di bidang perpajakan online, yakni pelatihan pengisian e-filing perpajakan. ”Dengan adanya pelatihan pengisian e-Filing ini, maka dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan pengusaha dalam hal perpajakan,” jelasnya.

Masih ada lagi kegiatan lainnya, yakni pelatihan mendesain Batik dengan menggunakan software jBatik. Pelatihan tersebut diisi dan didampingi oleh Noor Latifah, S.Kom, M.Kom dari Fakultas Teknik Prodi Sistem Informasi. Harapannya, batik Kudus mampu menembus pasar ekspor, baik melalui perdagangan ke luar negeri secara langsung maupun tidak langsung.  Target yang dicanangkan, batik Kudus mampu merambah Malaysia, Korea, Cina, Singapura, bahkan sampai ke Jerman dan New York Amerika Serikat.

”Kedua UKM batik Kudus ini kami ikutkan dalam berbagai pelatihan ekspor.  Juga mengikuti berbagai ekspo baik di dalam maupun di uar negeri, misalnya di Malaysia, Korea, Bali, Jakarta, dan Batam,” pungkasnya. (lia)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia