Sabtu, 17 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Sportainment

Pertahanan Masih Kedodoran, Persipa Jr Fokus Pembenahan

Rabu, 29 Aug 2018 07:00 | editor : Panji Atmoko

GOCEK BOLA: Aksi Persipa Jr (putih) saat berhadapan dengan PSIK Jr Klaten di Stadion Joyokusumo Minggu (26/8) lalu.

GOCEK BOLA: Aksi Persipa Jr (putih) saat berhadapan dengan PSIK Jr Klaten di Stadion Joyokusumo Minggu (26/8) lalu. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

PATI – Persipa Jr terus memantapkan skuadnya. Meskipun berhasil meraup tiga poin di laga perdana babak 12 besar Piala Soeratin zona Jateng, masih ada banyak evaluasi untuk Lingga Widya dkk. Apalagi, dalam waktu dekat, Laskar Saridin Muda bakal bertandang ke Temanggung.

Pelatih Persipa Jr Eko Supriyanto menyebut beberapa hal masih perlu mendapat perhatian jelang berhadapan dengan Persitema Jr. ”Yang paling menjadi sorotan adalah lini pertahanan kami. Masih banyak yang perlu kami perbaiki,” kata pemilik lisensi C AFC ini.

Lanjut Pri, sapaan akrab Eko Supriyanto, lini belakang skuad asuhannya masih lemah dalam kontrol bola, komunikasi yang masih sering keliru, hingga kurangnya koordinasi permainan.

”Itu yang akan coba kami benahi sebelum laga di Temanggung nanti,” imbuh pria yang juga pernah membesut tim Praporprov Pati ini.

Seperti diketahui, dalam pertandingan menghadapi PSIK Jr Klaten di Stadion Joyokusumo pada Minggu (26/8) lalu, berulang kali kesalahan dilakukan pemain belakang Persipa Jr. Kontrol bola yang tidak sempurna sering mengancam pertahanan kesebelasan kebanggaan warga Bumi Mina Tani.

”Untuk itu kami memang akan berupaya membenahi lini belakang. Jangan sampai kesalahan di laga kemarin terjadi lagi saat kami bertandang ke Temanggung,” paparnya.

Selain itu, Pri juga mengevaluasi mental bermain anak asuhnya. Dalam laga melawan PSIK Jr, salah satu pemain Persipa Jr M Regzi sempat terlibat perselisihan dengan pemain lawan.

”Sebelumnya saya sudah sering menekankan untuk semua pemain agar jangan bermain kasar, apalagi sampai terpancing hingga melakukan tindakan-tindakan yang merugikan. Tapi ya namanya anak muda. Namun, kami tetap meminta anak-anak supaya jangan bermain kasar dan jangan terpancing lawan,” pungkasnya.


(ks/aua/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia