Sabtu, 17 Nov 2018
radarkudus
icon featured
Jepara

Dua Hektare Lahan di Karimunjawa Terbakar. Penyebabnya...

Kamis, 23 Aug 2018 07:00 | editor : Panji Atmoko

TERBAKAR: Lahan seluas dua hektare terbakar di dataran tinggi Karimunjawa kemarin. Penyebab kebakaran belum diketahui.

TERBAKAR: Lahan seluas dua hektare terbakar di dataran tinggi Karimunjawa kemarin. Penyebab kebakaran belum diketahui. (FAKHRUL FOR RADAR KUDUS)

KARIMUNJAWA – Lahan seluas dua hektare di wilayah dataran tinggi Kapuran, Karimunjawa, terbakar kemarin. Puluhan relawan dan aparat TNI-Polri memedamkan api. Mereka menggunakan peralatan seadanya untuk memadamkan si jago merah. Butuh waktu empat jam untuk memastikan api tidak lagi menjalar ke lahan lain.

Salah satu relawan, Fakhrul, 35, mengungkapkan, kepulan asap di balik dataran tinggi Karimunjawa mulai terlihat dari pemukiman pada pukul 13.00. Kemudian kepulan asap tersebut semakin terlihat membesar dan menjulang tinggi. Belasan relawan dan aparat TNI-Polri setempat menuju lokasi untuk memastikan kepulan asap. Pukul 17.00 tim baru turun ke pemukiman.

Setelah sampai, tim mendapati lahan perkebunan yang didominasi pohon laban terbakar. Lahan itu merupakan bekas pohon laban milik warga yang sudah ditebang. Terdapat bekas ranting dan daun pohon yang mengering.

“Yang terbakar bukan pohon yang masih berdiri tegak. Tapi lahan yang pohonnnya sudah ditebang. Tapi ada sisa batang, ranting, daun, dan semak-semak yang mengering. Pohon yang ditebang besarnya hampir sama dengan paha orang dewasa,” jelasnya.

Oleh relawan, penanganan kebakaran dilakukan secara manual. Karena tidak ada unit pemadam kenakaran di Karimunjawa. Api yang lambat merambat memudahkan relawan mencegah api menjalar ke lahan di sekitar lokasi. “Apinya tidak berkobar. Cuma merambat lewat semak-semak kering,” ujarnya.

Relawan melakukan pendinginan dengan memadamkan api terluar. Pemadaman menggunakan daun pohon basah agar tidak mejalar. Juga membabat semak-semak menggunakan parang. Pendinginan berlangsung hingga pukul 16.00. “Setelah dipastikan tidak ada api. Tim baru turun,” imbuhnya.

Terkait penyebab pasti kebakaran belum diketahui secara pasti. Dugaan sementara api berasal dari daun kering yang terbakar akibat cuaca yang panas. 

(ks/war/zen/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia