Rabu, 26 Sep 2018
radarkudus
icon featured
Jepara

Ratusan Relawan Bersihkan Pantai Seribu Ranting

Senin, 20 Aug 2018 07:15 | editor : Panji Atmoko

BERSIH: KKP dan Pandu Laut Nusantara gelar Gerakan Bersih Pantai dan Aksi Menghadap Laut di Pantai Seribu Ranting, Desa Panggung, Kedung, kemarin.

BERSIH: KKP dan Pandu Laut Nusantara gelar Gerakan Bersih Pantai dan Aksi Menghadap Laut di Pantai Seribu Ranting, Desa Panggung, Kedung, kemarin. (KKP FOR RADAR KUDUS)

JEPARA – Ratusan peserta antusias mengikuti Gerakan Bersih Pantai dan Aksi Menghadap Laut di Pantai Seribu Ranting, Desa Panggung, Kedung, kemarin.

Kegiatan tersebut merupakan inisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerja sama dengan komunitas Pandu Laut Nusantara dan dilakukan serentak di 73 titik di seluruh Indonesia dari Sabang hingga Merauke.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dalam memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2018. Peserta terdiri dari berbagai elemen mulai dari pemerintah, komunitas Pandu Laut Nusantara, elemen masyarakat, mahasiswa, dan lembaga swadaya masyarakat. “Gerakan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya mewakili Kementerian Kelautan dan Perikanan RI secara serentak,” kata Sekditjen Perikanan Budidya Tri Haryanto dan Kepala Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Sugeng Raharjo kemarin.

Diharapkan kegiatan ini akan menjadi titik tolak tumbuhnya kesadaran dan komitmen bersama dalam menjaga kualitas laut dan memanfaatkan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia. Di mana secara geografis  dua per tiga luas wilayahnya adalah laut yakni seluas 3,25 juta kilometer persegi, dan 2,55 juta kilometer persegi sebagai Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Hamparan laut tersebut memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar.

Aksi menghadap laut yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, tidak lain bertujuan untuk kembali menggugah kesadaran masyarakat. “Betapa kita telah terlalu lama memunggungi laut.  Dan sudah saatnya kita membalikkan badan untuk melihat laut sebagai masa depan yakni dengan mengedepankan pengelolaan sumber daya laut secara arif dan bertanggung jawab,” paparnya.

Keberadaan sampah plastik di laut telah secara nyata memberikan tekanan kuat terhadap penurunan kualitas perairan laut dan yang paling parah yakni telah mengancam kehidupan biota laut termasuk sumber daya ikan.

“Kami juga mengimbau kepada pemerintah desa ataupun kelembagaan lokal yang ada, untuk memfasilitasi kesepakatan bersama dalam membuat aturan lokal yang mengikat warganya guna melindungi pantai dan laut dari sampah,” tandasnya.

(ks/war/zen/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia