Senin, 24 Sep 2018
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Keren, Nih Penampakan Aplikasi Android BANG SAM Karya Mahasiswa UMK

Kamis, 16 Aug 2018 17:08 | editor : Ali Mustofa

-

BEKERJA SAMA : Tim PKM UMK kompak untuk mencetuskan Aplikasi Android BANG SAM yang lolos ke Pimnas-31 tahun 2018 (TIM PKM UMK FOR RADAR KUDUS)

KUDUS - Aplikasi Android BANG SAM karya tim Progam Kreativitas Mahasiswa Universitas Muria Kudus (PKM UMK) lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas). Tiga tim melenggang ke Pimnas-31 di Univeritas Negeri Yogyakarta tahun 2018 ini terdiri dari dua tim dari PKM Kewirausahaan dan satu tim dari PKM Teknologi.

Pembimbing tim PKM Fajar Nugraha M Kom sekaligus dosen dari program studi Sistem Informasi UMK mengatakan, Pimnas merupakan ajang bergengsi dan puncak kompetisi PKM skala nasional.”Mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia bersaing menjadi yang terbaik di Pimnas. Hasil yang ditorehkan tim PKM UMK merupakan bukti UMK mampu sejajar dengan universitas-universitas besar di Tanah Air,” ujarnya.

Fajar menambahkan, Kementerian Ristek Dikti memfasilitasi potensi yang dimiliki mahasiswa Indonesia. Mahasiswa didorong untuk mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan ilmu dan teknologi yang telah dipelajarinya di perkuliahan kepada masyarakat luas melalui PKM.  PKM memiliki lima sub program, yaitu PKM-Penelitian (PKMP), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) dan PKM-Penulisan Artikel Ilmiah (PKM-I).

Untuk PKM-T, tim dari UMK mengangkat tema BANG SAM (media pengelolaan bahan baku kerajinan hasil sampah berbasis mobile pada Bank Sampah Sekarmelati). Melalui aplikasi ini bisa mengetahui jumlah sampah yang dapat diambil dan dikelola  oleh bank sampah. Kemudian mengkalkulasi seberapa besar sampah yang dapat diproduksi menjadi barang ramah lingkungan.

Empat mahasiswa yang tergabung di dalam tim meliputi Arsya Yoga Pratama selaku ketua tim yang juga meng-handle Managemen Proyek dan Programmer serta Yusiana Rahma sebagai Analisis Sistem. Dua mahasiswa lainnya adalah Yongki Rudianto dari Program Studi Sistem Informasi sebagai Desain Software dan Alifah Normassari dari Program Studi Ilmu Hukum Analisis Kemitraan.

”Ide awal pembuatan PKM Teknologi Terapan ini kami dapat dari pemikiran bahwa sampah merupakan permasalahan yang luas dan rumit sehingga perlu suatu pengembangan teknologi untuk dapat mengatasinya,” ucap Arsya Yoga Pratama.

Menurutnya, butuh penerapan sistem baru dengan mengintegrasikan teknologi basis data dan teknologi GPS (Global Positioning System) dalam smartphone Android. ”Kami sudah menganalisa kebutuhan Bank Sampah Sekarmelati. Persoalan yang mereka alami adalah terjadinya penurunan nasabah yang berdampak pada berkurangnya bahan baku untuk produksi kerajinan hasil sampah,” imbuhnya.

Dalam konsep ini, timnya menyematkan fitur penjemputan sampah. Dengan fitur tersebut, nasabah tidak usah repot dalam menyetorkan sampahnya. Masyarakat yang sudah menyetorkan sampah nanti akan memiliki poin. Apabila telah terkumpul minimal 50 ribu poin, bisa ditukarkan dengan uang tunai dari bank sampah sesuai dengan harga sampah. (lia)

(ks/top/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia