Senin, 24 Sep 2018
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Sebelum Dihabisi, Perempuan yang Tewas Terbakar di Blora Disetubuhi

Identitas Korban dan Pelaku Terungkap

Rabu, 08 Aug 2018 07:00 | editor : Panji Atmoko

TINGGAL KENANGAN: Foto korban pembunuhan yang jenazahnya dibakar di Blora dipajang di depan rumah duka RT 4/RW 16, Desa Sendangmulyo, Tembalang, Semarang, kemarin.

TINGGAL KENANGAN: Foto korban pembunuhan yang jenazahnya dibakar di Blora dipajang di depan rumah duka RT 4/RW 16, Desa Sendangmulyo, Tembalang, Semarang, kemarin. (M HARIYANTO/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sesosok mayat yang ditemukan dalam kondisi dibakar di tepi jalan raya Kunduran-Todanan, Desa Sendangwates, Kunduran, Blora, akhirnya terungkap identitasnya. Tak hanya itu, polisi bahkan berhasil mengungkap terduga pelaku pembunuhan.

Korban bernama Ferin Diah Anjani, 21, warga RT 4/RW 16, Desa Sendangmulyo, Tembalang, Semarang. Perempuan ini berprofesi sebagai caddy golf di Kota Atlas. Sedangkan pelaku merupakan seorang pria yang bekerja sebagai resepsionis sebuah hotel.

KEJI: Pelaku ternyata bukan kali pertama ini saja melakukan pembunuhan.

KEJI: Pelaku ternyata bukan kali pertama ini saja melakukan pembunuhan. (Dok.)

Sebelumnya, Rabu (1/8) lalu warga Desa Sendangwates, Kunduran, Blora, digegerkan dengan penemuan mayat di kawasan hutan jati. Sekujur tubuh korban hangus terbakar. Mayat berjenis kelamin perempuan itu diduga korban pembunuhan dan dibakar pelakunya.

Informasi yang dihimpun, pelaku bernama Kristian Ari Wibowo, 31, warga Blora. Dia ditangkap petugas gabungan Unit Reskrim Polres Blora dibantu Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng.

Dia ditangkap di indekosnya di Perum Dolog Blok G, RT 1/RW 1, Kelurahan Tlogosari Wetan, Pedurungan, Semarang, pada kemarin malam pukul 22.30. Setelah penangkapan, pelaku dibawa ke Mapolres Blora untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kasubdit 3 Jatanras Polda Jateng AKBP Yulian Perdana saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya penangkapan ini. Meski demikian, pihaknya enggan membeberkan secara detail terkait penangkapan pelaku. ”Iya, kami hanya membantu. Kalau lebih jelasnya langsung melalui kapolres Blora,” ungkapnya saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang kemarin.

Informasi di lapangan, sebelum dibunuh korban disetubuhi terlebih dulu di hotel di Kota Semarang. Korban juga diberi obat supaya tak sadarkan diri. Kemudian korban dibungkus selimut hotel dan dimasukkan ke mobil. Selanjutnya dibawa ke Blora. Kemudian jenazahnya ditemukan hangus dibakar.

Terkuaknya kasus kejahatan ini setelah petugas terus melakukan penyelidikan, yakni gigi taring kelinci korban dan perhiasan anting emas. Dari penyelidikan, akhirnya ada informasi laporan orang hilang di Polrestabes Semarang dengan ciri-ciri hampir sama dengan mayat yang ditemukan hangus itu.

Selanjutnya, anggota kepolisian mendatangi rumah keluarga korban dengan membawa barang bukti anting yang sudah diamankan saat olah TKP. Motif pembunuhan masih dalam penyelidikan Polres Blora. Dugaan sementara, motif pembunuhan dilatarbelakangi pelaku ingin menguasai harta korban.

Satu fakta lagi, berdasarkan informasi di lapangan, perbuatan yang dilakukan oleh pelaku rupanya bukan kali pertama. Pada 2011 lalu, pelaku juga pernah membunuh perempuan di Bali. Mayat korbannya juga dibakar di Blora. Kasus tujuh tahun silam ini masih didalami untuk dikembangkan guna menguak adanya korban-korban lain.

Terpisah, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Agus Triatmaja membenarkan penangkapan pelaku pembunuhan perempuan yang berprofesi sebagai sales promotion gilr (SPG) dan belakangan ini sebagai caddy golf di Sisingamaraja, Kota Semarang. ”Benar ada penangkapan pelaku pembunuhan. Tapi saya belum dapat detail kronologi penangkapannya," ungkap Kombes Pol Agus Triadmaja. (mha)

(ks/lin/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia