Senin, 24 Sep 2018
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Ketua Koperasi di Desa Ini Nekat Gelapkan Uang Nasabah Rp 74,8 Juta

Jumat, 03 Aug 2018 09:15 | editor : Ali Mustofa

Ketua Koperasi di Desa Ini Nekat Gelapkan Uang Nasabah Rp 74,8 Juta

GABUS – Susanto Widodo, 43, warga Desa Tanjungsari, Jakenan, harus meringkuk di tahanan Mapolres Pati pada Rabu (1/8) lalu. Pasalnya, Ketua Koperasi Mapan Karya (Makarya) itu nekat membawa kabur uang nasabah Rp 74,8 juta.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanty melalui Kasubbag Humas Iptu Agung Suhariono menyampaikan, tersangka berhasil diringkus Satreskrim Polsek Kayen di Jalan Raya Pati-Kayen turut Desa Gebang, Kecamatan Gabus pada Rabu, (1/8) pukul 14.30 lalu.

Dijelaskan, tersangka dilaporkan korbannya yang berjumlah enam orang pada Rabu (1/8) sekitar pukul 10.00 lalu. Mereka (korban) merupakan warga Kabupaten Pati. Salah satunya, Siti Rufi’ah, 43, asal Desa/Kecamatan Kayen.

Diterangkan korban pernah menabung di Koperasi Mapan Karya (Makarya) mulai April sampai Desember 2016 yang diketuai tersangka. Jumlah tabungan bervariasi sesuai yang tercatat di buku tabungan masing-masing korban.

Dan dijamin bahwa dana yang di simpan tersebut aman dan dapat diambil sewaktu-waktu. Tapi saat akan mengambil tabungan, Koperasi Makarya yang berlokasi di Jalan Pati-Sukolilo Km. 18 tidak dapat mencairkan.

Dengan alasan kesulitan keuangan atau tidak ada uang. Lalu tersangka berjanji akan mengembalikannya. Namun kenyataannya sampai sekarang tak dikembalikan. Jumlah keseluruhan dana tabungan sebesar Rp 74,87 juta.

Padahal aset berupa 1 (satu) bidang tanah dan bangunan Kantor Koperasi Makarya telah dijual dan laku senilai Rp 900 juta. Sayangnya, uang itu tak digunakan untuk membayar uang nasabah tapi untuk kepentingan sendiri. Korban sudah berkali-kali menanyakan kepada pihak Koperasi Makarya. Tapi kini tak ada kepastian untuk memeroleh uang tabungan.

”Dari hasil penyelidikan perkara yang diadukan telah memenuhi unsur pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP Subsidair 372 KUHP. Selanjutnya ditingkatkan ke proses penyelidikan, sehingga SW diamankan dan kemudian dibawa ke Polsek Kayen guna proses penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

(ks/ruq/him/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia