Selasa, 23 Oct 2018
radarkudus
icon featured
Sportainment

Juara di Thailand, Pembalap Pati Ini Punya Impian ke Moto GP

Kamis, 26 Jul 2018 07:00 | editor : Panji Atmoko

Herjun Atna Firdaus

Herjun Atna Firdaus (DOK. PRIBADI)

Jalan menjadi seorang pembalap dilakoni Herjun Atna Firdaus sejak kecil. Di usianya yang masih belia, Herjun sudah akrab dengan sirkuit sebagai penonton. Dia menonton aksi pamannya. Dia mulai jatuh cinta dengan dunia balap dari menonton.

 

ACHMAD ULIL ALBAB, Pati

BENDERA merah putih berkibar di Sirkuit Internasional Chang di Kota Buriram, Thailand, Minggu (15/7) lalu waktu setempat. Pembalap muda Indonesia asal Pati ini berhasil naik podium di kejuaraan Thailand Talent Cup 2018.

Anak muda itu kelahiran Pati, 20 Juni 2004. Namanya Herjun Atna Firdaus. Pembalap binaan WH19 Racing School di Ciamis ini tampil perkasa di ajang internasional tahunan tersebut.

Herjun – panggilannya - menjadi juara pertama di race ke-1 dan menjadi juara ketiga di race ke-2 dengan menunggangi motor NSF 250 CC. Dia bersaing dengan para pembalap muda dari negara-negara tetangga, seperti India, Vietnam, Filipina, dan pembalap tuan rumah.

Bahkan, Herjun mendapat tekanan dari suporter tuan rumah. Lantaran sering beradu cepat dengan pembalap dari Negeri Gajah Putih tersebut. Namun, dia berhasil mengatasinya dan mampu naik podium.

Anak muda yang masih duduk di bangku kelas IX SMP di Kota Ciamis ini sudah terkenal di dunia balap. Di kancah nasional, penghobi olahraga lari ini memimpin klasemen kejurnas Moto Prix Pemula AMP 4. Raihan itu didapati Herjun dari berbagai prestasinya di level nasional. Menyusul di bawahnya beberapa pembalap dari Madura dan Jawa Barat.

Prestasi gemilang Herjun di dunia balap ini telah dirintisnya sejak kecil. Anak muda yang berasal dari Desa Pohgading, Kecamatan Gembong, itu telah jatuh cinta pada dunia balap sejak belia.

”Saya akrab dengan sirkuit sejak kecil. Bahkan ketertarikan saya di dunia balap sebab paman juga pembalap,” kata Herjun yang saat mengikuti kejuaraan di Thailand memakai bendera Astra Motor Racing Team.

Herjun mengaku, sejak kecil sering menonton balapan. Tak hanya di Pati, Herjun kerap kali mengikuti kejuaraan balapan hingga kota sekitar. Seperti, Jepara, Blora, Rembang, dan kota-kota lainnya. ”Kebiasaan itu yang menjadikan saya ingin berkarir di balapan,” kata Herjun.

Untuk mengasah karirnya tersebut, Herjun saat ini lebih giat berlatih. Dia berlatih bersama klubnya di Ciamis, sambil bersekolah. Setidaknya 3-4 kali dalam sepekan. ”Meskipun begitu, kalau boleh dibilang ya mengganggu sekolah. Tapi bisa diatasi. Guru kami juga memaklumi karena atlet,” imbuh Herjun.

Sejak tahun lalu, Herjun dikontrak oleh klubnya. Dengan begitu, anak muda yang juga terdaftar memperkuat kontingen Kabupaten Pati di ajang Porprov Surakarta Oktober mendatang ini menjadi makin intens mengasah skill-nya.

”Latihan sangat disiplin. Karena fokus mencetak pembalap andal. Bahkan sampai menguras tenaga, karena sudah senang hal tersebut tak menjadi beban lagi,” kata pengidola Marquez di ajang Moto GP tersebut.

Herjun di usia yang masih sangat muda ini terus giat berlatih. Selain tuntutan meningkatkan kemampuan menunggangi kuda besi, Herjun memiliki harapan, kelak bisa naik kasta balapan ke jenjang lebih tinggi. ”Bukan tidak mungkin tampil di ajang balapan motor paling bergengsi juga menjadi impian saya,” harap pemilik akun Instagram @herjun46 ini.

(ks/aua/ris/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia