Senin, 24 Sep 2018
radarkudus
icon featured
Jepara

Dua Tahun Berkarya, HDMI Chapter Jepara Akhirnya Terbentuk

Sabtu, 21 Jul 2018 10:12 | editor : Ali Mustofa

TERBENTUK: Pengurus dan anggota HDMI Chapter Jepara bersama pengurus HDMI Pusat di Rumah Makan Watu Pawon pada Kamis (19/7) malam.

TERBENTUK: Pengurus dan anggota HDMI Chapter Jepara bersama pengurus HDMI Pusat di Rumah Makan Watu Pawon pada Kamis (19/7) malam. (HDMI JEPARA FOR RADAR KUDUS)

KOTA – Sebanyak tujuh pengurus Himpunan Desainer Mebel Indonesia (HDMI) Chapter Jepara dilantik pada Kamis (19/7) malam. Organisasi perkumpulan desainer mebel tersebut dilantik oleh Ketua Umum HDMI pusat, Bambang Kartono di Rumah Makan Watu Pawon Jepara.

Ketua HDMI Jepara, Nur Muhammad Al Baihaqi mengungkapkan, perkumpulan desainer mebel di Jepara sudah dimulai sejak dua tahun lalu. Namun perkumpulan tersebut belum memiliki wadah organisasi yang menaungi. Dengan bantuan anggota yang memiliki jejaring, perkumpulan tersebut berhasil dibentuk dalam organisasi HDMI Jepara.

“Butuh perjuangan dua tahun membentuk organisasi ini. Kerja keras anggota akhirnya bisa menjadikan wadah bagi desainer mebel di Jepara,” ujarnya.

Keanggotaan HDMI Jepara berjumlah 15 orang. Terdiri dari unsur akademisi, perajin mebel, pelaku usaha mebel, pelaku jasa di bidang desain, dan dari peminat desain. Dalam acara pelantikan tersebut juga hadir HDMI Chapter Solo, Klinik Desain, Desainer Jepara, mahasiswa desain produk dan desain komunikasi visual Unisnu Jepara, serta pegiat desain.

“Melalui organisasi ini sebagai media profesional sharing dan edukasi bagi para desainer dan calon desainer. Kami ingin meningkatkan kompetensi serta pengembangan jaringan di bidang industri,” ujarnya.

Ketua Umum HDMI pusat, Bambang Kartono berharap, HDMI Chapter Jepara memiliki peran penting terhadap perkembangan industri mebel. Organisasi ini menjawab kebutuhan desainer dalam pengembangan sektor industri mebel dalam skala nasional, serta mendukung program pemerintah bagaimana ke depan produk desainer lokal mampu bersaing dalam pasar global. Fokus untuk meningkatkan kompetensi desainer muda dalam menghasilkan suatu produk. “Jepara sebagai pusatnya mebel harus terlihat eksistensinya. Tidak hanya pusat mebel nasional tapi internasional,” ungkapnya.

(ks/war/lil/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia