Kamis, 13 Dec 2018
radarkudus
icon featured
Sportainment

Berkat Heading ’’Bendot”, PSIR Atasi Persik

20 Juli 2018, 07: 15: 59 WIB | editor : Panji Atmoko

TIGA POIN: Pemain PSIR Sholikul Islam mendapat tackling dari pemain Persik Kendal dalam laga lanjutan Liga 2 di Stadion Krida Rembang kemarin.

TIGA POIN: Pemain PSIR Sholikul Islam mendapat tackling dari pemain Persik Kendal dalam laga lanjutan Liga 2 di Stadion Krida Rembang kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

REMBANG – Dua tim papan bawah Liga 2 wilayah barat bertemu di Stadion Krida Rembang. PSIR menjamu Persik Kendal kemarin sore. Kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk keluar dari dasar klasemen.

Hasilnya, PSIR bangkit lagi. Tuan rumah berhasil memetik tiga poin lewat gol semata wayang Effendi “Bendot” lewat sundulan kepalanya.

Di babak pertama, PSIR lebih banyak mendominasi serangan. Persik juga tak tinggal diam. Permainan PSIR diladeni. Jual beli serangan kerap terjadi. Namun, hingga babak pertama usai skor tetap kacamata.

Permainan kedua tim di babak kedua sama-sama ngotot. Berkali-kali PSIR menyusun serangan. Baik dari sisi sayap kanan maupun kiri. Lebih dari dua kali, Zaenal Arifin menusuk masuk ke dalam kotak penalti. Lewat sisi kanan pertahanan Persik. Namun, umpan-umpan yang dilepaskan gagal disambar pemain PSIR lainnya.

Serangan bertubi-tubi akhirnya membuahkan peluang. PSIR mendapat tendangan bebas. Hanya beberapa meter dari garis kotak penalti. Yoni Ustaf Bukhori mengambil tendangan tersebut.

Bola mengarah ke Choirun Nasihin. Bola disambar dengan kaki pemain bernomor punggung 27 itu. Namun berhasil ditepis kiper Persik Herlian. Bola muntah. Effendi yang berdiri bebas langsung menyambar bola. Dengan sundulan kepala. Bola masuk ke gawang. PSIR unggul 1-0.

Ketinggalan satu gol tak membuat permainan Persik kendor. Mereka terus berupaya menggempur pertahanan PSIR. Di menit-menit akhir, beberapa peluang emas tercipta. Namun, mereka tak mampu menyamakan kedudukan. PSIR pun menang. Kedua tim sama-sama meraih delapan poin dari sembilan laga. Masih tetap bertengger di dasar klasemen.

Pelatih PSIR Uston Nawawi mengapresiasi permainan anak asuhnya. Meskipun tiga pemain PSIR sedang cedera. Yakni, Wage Dwi Aryo, Muslimin, dan Rudy Santoso. ”Tiga poin ini sesuai target meskipun harus merotasi pemain. Nasihin yang biasa di tengah jadi bek,” ungkapnya.

Terpisah, pelatih Persik Eduard Tjong mengaku kecewa dengan kekalahan kemarin. Dia sadar timnya butuh poin. Anak asuhnya sebenarnya sudah berhasil memgimbangi permainan tuan rumah. Namun, semua peluang yang tercipta gagal berbuah gol. ”Hilang konsentrasi, terutama di menit akhir. Makanya banyak peluang tidak gol,” ujarnya.

(ks/lid/don/aji/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia