Rabu, 22 May 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Bupati Resmikan Kampung KB untuk Kesejahteraan Warga

14 Mei 2018, 10: 19: 08 WIB | editor : Ali Mustofa

RESMIKAN KAMPUNG KB: Bupati Sri Sumarni bersama kepala OPD meresmikan kampung KB di Desa Sidorejo, Pulokulon, Sabtu (12/5) lalu.

RESMIKAN KAMPUNG KB: Bupati Sri Sumarni bersama kepala OPD meresmikan kampung KB di Desa Sidorejo, Pulokulon, Sabtu (12/5) lalu. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

GROBOGAN – Bupati Grobogan Sri Sumarni meresmikan kampung KB di Desa Sidorejo, Pulokulon, Sabtu (12/5) lalu. Peresmian tersebut untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Sebab, angka kelahiran lebih terkontrol. Kesehatan warga pun kian meningkat, mengingat banyak program yang dijalankan.

Sejak dulu hingga sekarang, pencanangan kampung KB di Grobogan sudah mencapai 61 desa yang tersebar di 19 kecamatan. ”Untuk keberhasilan kampung KB ini, butuh dukungan masyarakat,” ujar Bupati Grobogan Sri Sumarni.

Menurutnya, kasus pernikahan dini di masyarakat masih banyak. Dia pun meminta warga tidak melakukan pernikahan yang belum matang usia. Tujuannya, dalam menjalani kehidupan berkeluarga tidak mudah goyah lantaran kurang matangnya dalam berpikir.

Dengan kampung KB, kata bupati, dari keluarga bisa sadar mempunyai dua anak saja. Dengan begitu, pendidikan untuk anak ke depan akan lebih mudah. ”Selain itu, dengan pencanangan kampung KB ini sebagai penggerak program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK),” tegasnya.

Bupati menjelaskan, pencanangan kampung KB mempunyai tujuan meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat. Di antaranya, melalui pendekatan pelayanan program KKBPK, penguatan delapan fungsi keluarga (fungsi agama, budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, lingkungan), partisipasi aktif masyarakat, dan pembangunan yang terintegrasi lintas sektor.

”Manfaat kampung KB cukup banyak. Di antaranya, bisa meningkatkan kesejahteraan, mempercepat pembangunan dan perkembangan daerah. Selain itu, sebagai wadah implementasi kegiatan dan percepatan capaian program KKBPK,” tandasnya.

Kepala BP3AKB Adi Djatmiko mengatakan, pembangunan kampung KB di wilayah pinggiran ini sesuai dengan arahan BKKBN pusat melaui provinsi. Di mana ditunjuk desa-desa yang tertinggal untuk pencanangan kampung KB. ”Di Desa Sidorejo ini merupakan pencanangan yang ke-19 di tahun 2018,” terangnya.

Dalam pencanangan kampung KB kemarin, turut hadir Bupati Grobogan Sri Sumarni, Kabag Humas Setda Grobogan Ayong Muchtarom, Asisten III Padmo, Kepala Bappeda Anang Armunanto, Kepala Dinas Pendidikan Amin Hidayat, dan sejumlah undangan serta masyarakat di desa tersebut.

(ks/mun/lil/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia