Kamis, 30 Jan 2020
radarkudus
icon featured
Inspirasi

Juarai Lomba Puisi sejak SD

16 Februari 2018, 02: 07: 00 WIB | editor : Ali Mustofa

Ghania Bilqistiyani Syakila

Ghania Bilqistiyani Syakila (Dok. Pribadi)

Share this      

KEMAMPUAN Ghania Bilqistiyani Syakila dalam menulis dan membaca puisi sudah tak diragukan lagi. Sejak kelas VI SD, dia sering menjuarai lomba puisi. Sampai saat ini pun, dia aktif menyumbangkan karyanya dalam antologi puisi penyair Jepara.

Dara kelahiran Jepara, 7 Oktober 2002 ini menceritakan, dia menyukai puisi sejak kelas IV SD. Awal mulanya dia tak memahami apa itu puisi. ”Saya melihat ibu saya membuat puisi, saya kemudian mencoba membaca baca puisi ibu dan merasa tertarik,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Putri pasangan Ahmad Royani dan Wiwin Patma Dewi itupun lebih intens mengikuti beragam lomba baca puisi. Hanya saja, kala itu dia belum beruntung.

”Awalnya sering ikut tapi tak pernah juara. Sempat putus asa juga. Beruntung orang tua selalu semangat, sehingga saya terpacu belajar,” ujarnya.

Akhirnya saat duduk di kelas VI SD, dia meraih juara 1 FLS2N tingkat Kabupaten Jepara. ”Setelah itu juga sering diminta tampil. Misalnya membaca puisi di depan Bupati Jepara saat malam sarasehan,” tuturnya.

Ia melanjutkan saat SMP juga kembali tampil di ajang FLS2N tingkat Kabupaten. ”Berhasil masuk tiga besar,” kata perempuan warga Desa Kedungsarimulyo, Welahan tersebut.

Pelajar kelas X SMA Negeri 1 Welahan itu menuturkan, pengalaman itu menjadi bekal baginya untuk mengembangkan kemampuan. Sejak SMP dia mulai aktif menulis puisi. Genre yang dipilih yakni pusi-puisi bernada sindiran. Saat ini Ghania menyatakan, dia terus berkarya dengan menulis puisi serta mengikuti seleksi antologi puisi.

(ks/him/emy/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia