Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Nyelekit! Ini Alasan Warga Pasang Papan “Wisata Jeglongan Sewu”

07 Februari 2018, 16: 26: 33 WIB | editor : Ali Mustofa

RUSAK: Kondisi jalan Desa Tunggul Pandean, Kecamatan Nalumsari, mengalami kerusakan sepanjang setengah kilometer.

RUSAK: Kondisi jalan Desa Tunggul Pandean, Kecamatan Nalumsari, mengalami kerusakan sepanjang setengah kilometer. (M. KHOIRUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

 NALUMSARI – Kerusakan ruas jalan kabupaten di Desa Tunggul Pandean, Kecamatan Nalumsari, direspon dengan tindakan oleh warga desa setempat. Mereka mengkritisinya dengan memasang papan peringatan yang berisi tulisan menggelitik bagi masyarakat pengguna jalan. "Selamat Datang di Objek Wisata Jeglongan Sewu Desa Tunggul Pandean Nalumsari". Itulah ungkapan satire yang disampaikan warga setempat di sebuah papan.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus, jalan Desa Tunggul Pandean mengalami kerusakan sepanjang sertengah kilometer. Akibat tak kunjung ada perbaikan, warga memasang spanduk bertulisakan Wisata Jeglongan Sewu.

Kerusakan berupa lubang dengan diameter sekitar setengah sampai dua meter. Sedangkan kedalam lubang tersebut sekitar lima sampai 20 sentimeter. Lubang-lubang tersebut mengakibatkan genangan air ketika diguyur hujan. Kondisi tersebut sangat membahayakan bagi keselamatan pengendara jalan.

Salah satu warga setempat Dian, 35, mengungkapkan, kondisi kerusakan jalan sudah terjadi sejak setahun yang lalu. Memasuki musim penghujan kerusakan jalan semakin parah. “Sering pengguna jalan terjatuh akibat kerusakan jalan. Kami tidak ingin ada korban yang terus bertambah. Kami harap pemerintah yang berwenang segera memperbaiki jalan,” katanya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Budiarto melalui  Kabid Bina Marga Ngadimin, mengatakan bahwa jalan tersebut merupakan tanggungjawab Pemerintah Kabupaten. Pihaknya telah menganggarkan peningkatan jalan tersebut tahun ini.

“Jalan tersebut kan kami tingkatkan menjadi jalan beton. Anggarannya sekitar Rp 1 miliar. Hanya saja waktu pelaksanaan perbaikan belum bisa kami tentukan. Karena melihat kondisi cuaca. Kami tidak ingin pembangunan sia-sia ketika jalan yang sudah dibangun rusak akibat cuaca tidak mendukung. Yang pasti, peningkatan jalan akan dilaksanakan tahun ini,” ungapknya.

(ks/war/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia