Rabu, 13 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Soal Infrastruktur Jalan, Dinas PUPR: Gelontor Rp 191 M untuk 60 Km

07 Februari 2018, 09: 30: 17 WIB | editor : Ali Mustofa

TINJAU LAPANGAN: Komisi C DPRD Grobogan bersama Dinas PUPR mengecek jalan Desa Keyongan tembus Desa Suwatu, Gabus, belum lama ini.

TINJAU LAPANGAN: Komisi C DPRD Grobogan bersama Dinas PUPR mengecek jalan Desa Keyongan tembus Desa Suwatu, Gabus, belum lama ini. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Pembangunan infrastruktur jalan harus dikerjakan secara maksimal. Salah satu caranya memulai sejak dini. Tujuannya, akses jalan yang rusak bisa dilalui. Perekonomian masyarakat pun menjadi lancar. Hal itu diungkapkan Amin Rois, anggota Komisi C DPRD Grobogan usai melakukan tinjauan di Jalan Keyongan-Suwatu, Kecamatan Gabus beberapa waktu lalu.

Dalam tinjauan itu juga diikuti Komisi C DPRD Grobogan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Grobogan. ”Pembangunan infrastruktur masalah utama di Grobogan yang harus diselesaikan. Tak hanya di jalan perkotaan, tetapi juga jalan penghubung antardesa di daerah pinggiran,” kata Amin Rois anggota dewan dari PKS ini.

Pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Kradenan – Dales-Keyongan-Suwatu, kata Amin, tahun ini dianggarkan Rp 9,6 miliar. Anggaran sebanyak itu dari dana alokasi khusus (DAK) 2018. Selain itu, juga pembangunan infrastruktur jalan dari Keyongan hingga Suwatu Gabus yang mendapatkan anggaran sebanyak Rp 1 miliar. ”Tahun ini DAK di Grobogan mendapatkan Rp 376 miliar. Dana itu untuk beberapa organisai perangkat daerah (OPD),” terangnya.

Amin meminta, pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur di Grobogan cepat dilaksanakan. Sehingga bisa tepat mutu, tepat waktu, dan tepat administrasi. Selain itu, juga ada persiapan dini dalam pelaksanaan dan tidak menumpuk di akhir tahun. ”Anggaran pembangunan yang sudah disetujui dewan agar secepatnya dilaksanakan. Sehingga masyarakat bisa segera menikmati jalan bagus,” harapnya.

Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto meminta, Dinas PUPR segera menggerakkan jajarannya untuk mempersiapkan pelaksanaan kegiatan, mengingat awal Juni sudah hari raya Idul Fitri. ”Harapanya arus perjalanan pada saat Idul Fitri bisa lancar, dan masyarakat bisa menikmati jalan mulus,” tambahnya.

Kepala Dinas PUPR Grobogan Subiyono mengatakan, anggaran infrastruktur 2018 di Grobogan sebesar Rp 191 miliar. Dana itu dari APBD Grobogan Rp 151 miliar dan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 40,25 miliar. Meski demikian, dana pembangunan infrastruktur masih ada tambahan dari Bantuan Provinsi Jawa Tengah.

Dana sebanyak itu, bisa menambah jalan cor beton 60 kilometer atau bertambah 6 persen jalan yang akan menjadi baik. Selain itu, akan membangun irigasi sepanjang 30 kilometer dan normalisasi tanggul 5 kilometer.

Dia menambahkan, dana pembangunan infrastruktur tersebut dibagi menjadi 27 paket yang nilai pekerjaannya di atas Rp 1 miliar. Menurutnya, dana tahun ini turun dibandingkan tahun 2017, yakni Rp 499,5 miliar. Dana itu sudah bisa membangun sepanjang Rp 161 kilometer jalan cor beton.

Subiyono menambahkan, dari catatan Dinas PUPR, akhir 2016 kondisi jalan pada kondisi baik baru 434,567 kilometer atau  48,83 persen. Sedangkan tahun 2017 ini jalan dalam kondisi baik bertambah 161 kilometer atau 18,09 persen. Maka sampai akhir tahun ini jalan dalam kondisi baik menjadi 595,567 kilometer atau 66,92 persen.

”Sesuai dengan RPJMD Bupati Grobogan pada akhir masa jabatan bupati yaitu tahun 2021, target jumlah jalan dalam kondisi baik sekitar 84,51 persen. Sehingga nantinya tinggal sekitar 17,59 persen atau sepanjang 156,58 kilometer,” tandasnya.

(ks/mun/lil/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia