Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Antisipasi Darurat Bencana, Ubaloka Siagakan 150 Anggota

02 Februari 2018, 11: 08: 38 WIB | editor : Ali Mustofa

SIAGA: Beberapa anggota Ubaloka Jepara melaksanakan piket Posko Siaga Bencana Alam di sanggar Bhakti Pramuka Jepara kemarin.

SIAGA: Beberapa anggota Ubaloka Jepara melaksanakan piket Posko Siaga Bencana Alam di sanggar Bhakti Pramuka Jepara kemarin. (UBALOKA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA – Relawan dari Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka) Kwartir Cabang Jepara merespon prakiraan cuaca dari BMKG dengan melakukan piket Posko Siaga Bencana Alam.  Piket tersebut dilaksankan di sanggar Bhakti Pramuka Jepara sejak akhir bulan kemarin.

Komandan Ubaloka Jepara Lusi Handayani mengungkapkan, piket dibagi dalam dua sif. Sif pertama dimulai pada pukul 07.00 sampai pukul 16.00. Sedangkan sif kedua dumulai pukul 16.00 sampai pukul 00.00. “Khusus sif pertama hanya tiga orang. Karena kebanyakan anggota masih sekolah dan bekerja. Sedangkan sif malam antara enam sampai delapan anggota yang piket,” terangnya.

Menurutnya, di Kabupaten Jepara sebagian besar merupakan daerah yang rentan bencana. Sehingga tenaga relawan harus disiapkan. Logistik juga harus menjadi perhatian untuk tanggap darurat. Pihaknya memiliki anggota lebih dari 150 orang. Tersebar di masing-masing kecamatan di Jepara. “Setiap ada kabar bencana atau kejadian, kami berdayakan juga anggota di tiap kecamatan. Rencana tahun ini akan membuka pendaftaran anggota,” imbuhnya.

Pembina Ubaloka Jepara Setyanto menyatakan, cuaca yang tidak bersahabat akhir-akhir ini cukup berdampak pada bencana-bencana seperti longsor, banjir, angin kencang dan gelombang tinggi. Dengan adanya Posko Siaga Bencana Alam ini menjadi salah satu gerbang laporan masyarakat pada saat terjadi musibah atau bencana.

“Masyarakat sudah terlanjur mempunyai kepercayaan bahwa sebelum Hari Raya Imlek dapat dipastikan intensitas hujan akan tinggi. Namun kami tetap memantau informasi cuaca yang dikirim oleh BMKG secara real time melalui telegram. Kami berharap semua elemen relawan bencana melakukan hal yang sama sehingga dapat memantau secara rutin kemungkinan adanya bencana alam di Jepara,” tuturnya.

(ks/war/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia