Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Seleksi Terbuka Jajaran Pemkab Kudus Dimulai Minggu Depan

02 Februari 2018, 10: 34: 10 WIB | editor : Ali Mustofa

Seleksi Terbuka Jajaran Pemkab Kudus Dimulai Minggu Depan

KOTA – Seleksi terbuka untuk tiga jabatan dilakukan bulan ini. Rencananya, tahapannya dimulai minggu depan. Tiga jabatan yang kosong, yakni Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Sekretaris Daerah (Sekda).

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Penelitian (BKPP) Kudus Joko Triyono mengatakan, seleksi terbuka segera dilakukan setelah mendapatkan izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Izin tersebut harus didapat karena seleksi terbuka dilakukan mendekati Pilkada 27 Juni 2018. ”Izin sudah dapat, kami langsung proses,” katanya kemarin.

Sebelumnya, pihaknya sudah mengajukan izin ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Karena seleksi terbuka sesuai prosedur memang harus izin ke KASN terlebih dahulu. Namun jawaban KASN ternyata diminta mengajukan izin ke Kemendagri lantaran seleksi terbuka mendekati Pilkada. Jaraknya kurang dari enam bulan. Setelah sebulan diajukan, akhirnya izin sudah keluar, dan proses seleksi terbuka segera dimulai.

Untuk dua dinas yang ada saat ini dijabat pelaksana tugas (Plt). Untuk Dinas PKPLH semula dipimpin Sumiyatun, namun yang bersangkutan mengajukan pensiun dini. Kini dijabat Plt Abdul Halil.

Selanjutnya Dishub, semula dipimpin Didik Sugiharto. Namun karena meninggal dunia akhirnya terjadi kekosongan. Sehingga untuk sementara dijabat Plt Sam’ani Intakoris agar semua kegiatan di dua dinas tersebut bisa berjalan. Adapun Sekda yang mulai kosong per 1 Februari lalu, kini diisi Penjabat (Pj) Sudjatmiko.

”Seleksi terbuka nantinya lebih dulu untuk dua dinas (Dishub dan Dinas PKPLH) dulu. Sementara untuk seleksi terbuka sekda agak belakangan. Namun hanya terpaut sekitar lima hari,” terangnya.

Untuk tahapan pendaftaran sudah ada rencana kapan dilaksanakan. Namun pihaknya belum bisa menyampaikan. Karena masih harus koordinasi dengan beberapa instansi. Namun yang jelas bulan ini. Maksimal minggu kedua sudah dijalankan. 

(ks/lis/lil/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia