Selasa, 18 Dec 2018
radarkudus
icon featured
Kudus

Kelenteng dari Malaysia Ikut Meriahkan Bwe Gwee

21 Januari 2018, 17: 50: 55 WIB | editor : Panji Atmoko

PERSIAPAN: Khundori, penjaga Kelenteng Hok Hien Bio Kudus membersihkan tandu untuk para dewa yang akan dikirab kemarin.

PERSIAPAN: Khundori, penjaga Kelenteng Hok Hien Bio Kudus membersihkan tandu untuk para dewa yang akan dikirab kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

KUDUS – Perayaan Bwe Gwee masih sepekan lagi. Umat Tri Dharma di Kudus telah melakukan persiapan peringatan tanda terima kasih kepada Dewa Bumi (Hok Tik Cing Sien).

Tahun ini para dewa telah memberikan izin untuk diarak keliling sekitar kawasan kota Kudus. nantinya akan diikuti seluruh kelenteng se-Indonesia. Bahkan, perwakilan kelenteng dari Malaysia turut memeriahkan.

Ketua Panitia Bwe Gwee Kudus Tjan Ay Ling melalui Khundori, penjaga Kelenteng Hok Hien Bio Kudus mengatakan, Bwe Gwee atau arak-arakan para dewa akan dilaksanakan Sabtu-Minggu (27-28/1) mendatang. ”Saat ini ada peserta yang daftar dari luar kota. Data yang baru masuk sekitar 19 kelenteng. Termasuk dari Malaysia ikut dalam perayaan tersebut,” katanya.

Kirab tersebut dijadwalkan Minggu (28/1) sekitar pukul 08.00. Rute yang dipilih sama dengan tahun sebelumnya. Melintasi Jalan Lukmonohadi sampai perempatan Majapahit ke timur.  Kemudian, peserta lewat Jalan Johar dan kembali lagi ke Kelenteng Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hok Hien Bio Kudus.

Dia menambahkan, Bwe Gwee ini rangkaian awal menuju Imlek yang jatuh pertengahan Februari 2018. Umat Tri Dharma menggelar perayaan Bwe Gwee sebagai ungkapan terima kasih atas karunia Dewa Bumi dalam menjaga alam sekitar sepanjang tahun. Peserta yang ikut ditargetkan 100 TITD dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta yang datang biasanya dari Jakarta, Palembang, Manado, Bali.

“Ada juga dari Malaysia. Dalam kirab tersebut, mereka akan membawa dewa mereka sampai ke Kudus. Saya harap tahun ini bisa meriah karena ada kirab. Kalau tahun lalu tidak ada, jadi acaranya hanya di kelenteng,” terangnya.

Seperti terlihat di lingkungan kelenteng kemarin, persiapan perayaan tersebut mulai dilakukan. Termasuk yang dilakukan Kundhori. Ia membersihkan tempat dan peralatan yang akan digunakan dalam perayaan nanti. Seperti tandu.

”Kami juga menyediakan kio, tandu untuk menggotong patung dewa. Saat ini ada lima kio yang dipinjam oleh kelenteng dari luar kota untuk arak-arakan minggu depan,” terangnya. 

(ks/ela/ris/don/aji/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia