Selasa, 18 Dec 2018
radarkudus
icon featured
Sportainment

Pemkab Grobogan Siapkan Bonus Rp 50 Juta bagi Peraih Emas Porprov

03 Januari 2018, 15: 58: 47 WIB | editor : Panji Atmoko

Fatchurrahman

Fatchurrahman (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

 GROBOGAN – Pemkab Grobogan menjanjikan bonus Rp 50 juta kepada atlet yang mendapatkan medali emas saat Porprov Jateng 2018 di Surakarta. Pemberian bonus sebagai stimulan kepada atlet agar bisa masuk peringkat tiga besar dalam kejuaraan multievent empat tahunan di Jateng tersebut.

”Target kami di Porprov Jateng 2018 bisa mendapatkan 85 medali emas seperti pada kualifikasi porprov. Kami juga optimistis bisa naik satu peringkat, dari peringkat keempat pada Porprov Jateng 2013 di Banyumas menjadi peringkat ketiga pada Porprov Jateng 2018 di Surakarta,” kata Ketua KONI Grobogan Fatchurrahman kemarin.

Sebelumnya, pada Porprov Jateng 2013 di Banyumas, peringkat tiga besar ditempati oleh Kota Semarang, disusul Kota Surakarta, kemudian tuan rumah Kabupaten Banyumas. ’’Kabupaten Grobogan di peringkat keempat, waktu itu meraih 42 emas, 28 perak, dan 37 perunggu,” ujarnya.

Fatchurrahman menambahkan, dari 33 cabang olahraga (cabor) yang diikuti dalam kualifikasi porprov, ada 29 yang lolos. Beberapa di antaranya adalah aeromodelling, anggar, angkat berat/angkat besi, atletik, balap motor, balap sepeda, biliar, bola basket, bola voli, bridge, dan bulu tangkis.

Selain itu juga catur, drum band, gulat, karate, panahan, panjat tebing, paralayang, pencak silat,  dan renang. Ada pula cabor senam, sepak takraw, taekwondo, tenis meja, tinju, wushu, muay thai, tarung derajat, dan yongmoodo.

”Untuk tiga cabor yang tidak lolos yaitu sepak bola, tenis lapangan, dan kriket,” terang dia.

Ditambahkan, agar bisa memaksimalkan potensi dan kemampuan atlet, setiap pengkab cabor diimbau agar melakukan pemusatan latihan atau TC mulai awal. Tujuannya agar atlet bisa lebih maksimal. Dia mencontohkan seperti cabor aeromodelling yang melaksanakan TC sejak Januari 2018 di lapangan Wonosari, Gunungkidul, Jogjakarta. Adapun sistem pembiayaannya diambilkan dari insentif atlet dan pelatih.

”Cabor aeromodelling juga mendatangkan pelatih nasional. Kami harapkan semua cabor mengikuti langkah TC awal dan tidak melakukan mepet akhir menjelang porprov,” tandasnya.

(ks/mun/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia