alexametrics
Selasa, 09 Mar 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Begini Keceriaan Ribuan Pengunjung Taman Krida dan Museum Kretek

02 Januari 2018, 11: 12: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

LIBURAN KELUARGA: Wahana Waterpark Taman Krida di Wergu Wetan Kudus, ramai dikunjungi pada puncak liburan tahun baru kemarin.

LIBURAN KELUARGA: Wahana Waterpark Taman Krida di Wergu Wetan Kudus, ramai dikunjungi pada puncak liburan tahun baru kemarin. (UMMI NAILA RIZQIYYA/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Pengunjung di objek wisata Taman Krida Kudus meningkat tajam kemarin. Peningkatannya hingga 200 persen lebih dari hari biasanya. Pengunjung tidak hanya dari Kudus, tapi juga luar kota.

Yuli Kasiyanto, kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) melalui Kepala UPTD Objek Wisata Mutrikah mengatakan, rencana acara musik yang digelar untuk merayakan tahun baru di Taman Krida ditunda. Sebab, terkendala masalah perizinan dari pihak kepala Disbudpar dan Polres Kudus. ”Karena pihak pimpinan dan kepolisian tidak mengizinkan, akhirnya acara (musik) tidak jadi diadakan. Mungkin di lain waktu kami koordinasikan lagi,” jelasnya.

Kendati demikian, tempat wisata Taman Krida masih ramai. Sejak pagi, pengunjung sudah antre di loket untuk membeli tiket masuk. Di sepanjang jalan kanan dan kiri depan Taman Krida Wisata ada banyak kendaraan terparkir. Terlihat dari pelat nomor kendaraannya, tidak hanya dari wilayah Kudus, tapi dari luar kota, seperti Demak dan Jepara.

”Dari pelat nomornya saja terlihat banyak yang datang dari luar kota. Di sini masyarakat bisa berwisata di tempat yang murah dan terjangkau. Untuk sistem tiketing masih kami berlakukan sama,” terangnya.

Purnarini, 27, warga asal Karanganyar, Demak, mengaku, sengaja memilih tempat wisata Taman Krida untuk menghabiskan waktu liburan tahun baru ini. ”Selain tempatnya dekat, biayanya juga murah. Nggak perlu liburan jauh-jauh ke Jepara, soalnya besok saya juga sudah masuk kerja lagi. Karena dekat, jadi nggak capek,” ucapnya.

Hal senada dikatakan Dewi Lestari, 40, warga asal Dawe, Kudus. Dia mengaku sering berkunjung ke Taman Krida. ”Tiap weekend, saya sudah sering ke sini bersama anak-anak. Tempatnya bagus dan harganya juga murah,” ucapnya.

Sementara itu, di Museum Kretek tetap ada hiburan musik dangdung menyambut liburan tahun baru kemarin. Dendangan musik dari New Bharata asal Juwana, mengihbur warga Kudus dan sekitarnya. Ribuan warga pun berkumpul di museum yang terletak di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati.

Suyanto, kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum Kretek Kudus mengatakan, setiap tahun baru memang rutin diadakan even. Tujuannya, meningkatkan jumlah kunjungan wisata di Museum Kretek. ”Kali ini kami mengundang grup musik dangdut New Bharata dari Juwana, Pati,” katanya.

            Ribuan warga sangat antusias menyaksikan acara live musik tersebut. Penampilan grup musik dangdut yang sebagian besar personelnya anak remaja itu menyita perhatian warga. Belasan lagu dinyanyikan para biduan secara bergantian. Seperti lagu orkes dangdut dan genre musik pop. Lagu Sayang yang dipopulerkan Via Vallen juga turut didendangkan.

            Yanto menambahkan, acara dimulai sekitar pukul 09.00-12.00. Pengunjung yang datang sebanyak 3.000 orang. Tempat parkiran pun penuh dengan kendaraan. ”Saking penuhnya volume kendaraan, gerbang pintu keluar sebelah utara kami buka untuk memperlancar arus kendaraan,” ujarnya.

            Menurutnya, untuk kali pertamanya gerbang yang sudah jadi sejak Oktober lalu itu mulai beroperasi. Hal itu dikarenakan, ketika ramai pengunjung seperti kemarin, petugas kebingungan mengatur kendaraan.

”Tentunya dalam menyelenggarakan acara ini berdasarkan persetujuan dari kapolres. Selain itu, untuk menjaga keamanan dan ketertiban pengunjung, kami juga dibantu dari pihak kepolisan,” akunya. 

            Dengan adanya acara seprti ini, pengunjung wisata Museum Kretek meningkat drastis. Kalau hari biasa pengunjung sepi. Kurang dari 500 orang. Pihaknya berharap akan ada even-even selanjutnya untuk bisa meramaikan dan menghidupkan Museum Kretek ini. (ela)

 

(ks/lil/top/JPR)

 TOP