alexametrics
Jumat, 23 Apr 2021
radarkudus
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Persiapan Tim Oranye Masih Abu-abu

15 Desember 2017, 09: 47: 02 WIB | editor : Ugik Wepe

ANDALAN: Rudi Santoso menjadi pemain yang cukup sentral bagi PSIR musim lalu.

ANDALAN: Rudi Santoso menjadi pemain yang cukup sentral bagi PSIR musim lalu. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

 REMBANG – Kompetisi Liga 2 diagendakan bergulir pada awal Maret mendatang. Di wilayah eks Karesidenan Pati, hanya PSIR yang berlaga di kasta kedua sepak bola nasional tersebut. Itu setelah tim berjuluk Laskar Dampo Awang tersebut mampu menjadi pemuncak klasemen di babak playoff Liga 2 lalu.

Meski demikian, hingga kemarin belum ada kepastian kapan tim ber-jersey kebanggaan oranye itu akan kembali aktif berlatih untuk menyambut kompetisi tersebut. Padahal, dengan hanya 24 klub yang berlaga di Liga 2 musim depan, persaingan diperkirakan akan semakin kompetitif.

Baca juga: Hari Ini Festival Mewarnai Wayahe Kuncara Dimulai

Budi Suharto, bagian dari manajemen PSIR musim lalu mengungkapkan, hingga kemarin belum ada agenda resmi untuk pembubaran manajemen. Apalagi untuk pembentukan manajemen baru kompetisi musim depan.

”Jadi kami belum bisa melangkah. Kalaupun kami melanjutkan, harus ada hitam di atas putih dulu. Harus ada dasarnya, baru bisa melangkah. Kalau bisa jangan sampai mepet,” ungkap Budi kemarin.

Dia menambahkan, pembentukan manajemen baru semakin cepat semakin baik. Sebab, semakin bagus persiapan, hasilnya tentu lebih optimal. Apalagi, sejumlah penggawa PSIR musim lalu juga terus meminta kepastian agenda seleksi pemain.

”Kalau permintaan segera diadakan seleksi itu setiap hari ada yang mengontak saya. Tapi, karena itu tadi, ya belum bisa berbuat apa-apa,” tambahnya.

Namun, Budi enggan membeberkan siapa saja pemain yang mengontaknya. Yang jelas, secara pribadi dia berharap para pemain PSIR musim lalu terutama penggawa asli Kota Garam bisa bertahan di PSIR. Kendati demikian, pihaknya tetap memberikan kebebasan bagi pemain apabila ingin berkarir di luar daerah.

”Sejauh ini, baru Wahyu Wijayance yang meminta surat keluar. Kabarnya mau ke PS TNI, tapi belum tahu kepastiannya,” tutur Budi.

Tim yang bermarkas di Stadion Krida Rembang itu sesungguhnya  tampil cukup baik di kompetisi Liga 2 musim lalu. Dengan skuad yang banyak diisi para penggawa Kota Garam sendiri, nyatanya mereka mampu bertahan di kasta kedua meski melalui babak playoff.

(ks/ful/aji/aji/JPR)

 TOP
Artikel Lainya