alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Bupati Minta Satpol PP Segera Tertibkan PKL Bandel

13 Desember 2017, 10: 15: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

SOSIALISASI: Petugas Satpol PP Rembang memberikan sosialisasi pada PKL Lasem belum lama ini.

SOSIALISASI: Petugas Satpol PP Rembang memberikan sosialisasi pada PKL Lasem belum lama ini. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

 KOTA -  Bupati Rembang Abdul Hafidz meminta Satpol PP segera menertibkan PKL yang membandel di Lasem maupun Rembang. Hal ini ditegaskan bupati berkaitan dengan target  mengejar piala adipura tahun 2018.

Menurut bupati saat ini masih ada sebagian PKL yang masih membuat lapak semi permanen di trotoar. Untuk itu pihaknya meminta Satpol PP segera melakukan pendekatan.

”Sudah ada kesadaran PKL membuat tempat dagang tidak permanen. Tapi, masih ada yang belum, makanya saya minta pak Waluyo agar didekati lagi,” ungkapnya saat berlangsungnya dinamika pembangunan di Lasem kemarin.

Selain target adipura, penertiban karena Lasem menjadi embrio kota pusaka. Tak hanya itu, pemkab  juga memberikan solusi pada PKL, dengan dibuat kios bertingkat disebelah selatan alun-alun Lasem.

”Teknisnya ke depan dibentuk desain L, dengan luasan sekira 40 meter. Untuk menampung 130 pedagang yang ada di wilayah kecamatan Lasem,” terangnya.

Termasuk memberi tambahan calon PKL sekira 30 PKL. Jadi kios yang bakal dibangun akan menampung 160 pedagang. Lalu sisi lahan yang ada, dibuatkan sarana parkir dan RTH, yang realisasinya dibangun tahun 2019 atau 2020 mendatang.

Kepala Satpol PP Rembang Waluyo mengaku langsung menyikapi perintah bupati menertibkan PKL di Lasem. Meskipun sebelumnya sudah ditindaklanjuti pendekatan dan sosialisasi, hasilnya hampir 90 persen sudah menuruti.

”Kami telah membuat surat pemberitahuan dan ditindaklanjuti dengan sosialisasi sampai PKL mentaati,” terangnya.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia