Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Wakil Ketua STAIN Kudus Definitif Dilantik

12 Oktober 2017, 16: 55: 56 WIB | editor : Ali Mustofa

SUKSES: Ketua STAIN Kudus Dr. Mundakir, M.Ag (kanan) melantik wakil ketua STAIN Kudus di auditorium lantai III Rektorat kemarin.

SUKSES: Ketua STAIN Kudus Dr. Mundakir, M.Ag (kanan) melantik wakil ketua STAIN Kudus di auditorium lantai III Rektorat kemarin. (RIS ANDY KUSUMA/RADAR KUDUS)

Share this      

 KUDUS – Posisi wakil ketua STAIN Kudus tidak lagi diisi pelaksana tugas (Plt). Mulai kemarin (11/10) Dr. Supa’at, M.Pd telah ditetapkan menjadi wakil ketua I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga; Dr. Nor Hadi, S.E, M.Si, Akt, CA sebagai wakil ketua II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan; dan Dr. Abdurrohman Kasdi, Lc, M.Si sebagai wakil ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama. Ketiganya menjadi wakil ketua untuk periode 2017 hingga 2021 mendatang.

Prosesi pelantikan itu digelar di auditorium lantai III Rektorat STAIN Kudus sekitar pukul 08.30. Mereka dilantik Ketua STAIN Kudus Dr. Mundakir, M.Ag yang disaksikan sejumlah civitas akademik.

Dalam kesempatan itu, Mundakir berpesan jabatan secara alami akan silih berganti. Untuk itu, saat ini yang diberi amanah memegang jabatan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Jabatan itu amanah dari Allah SWT. Sehingga harus diwujudkan dengan kerja keras,” tegasnya.

Kerja keras yang dilakukan untuk mengembangkan STAIN Kudus dan mewujudkan kesejahteraan civitas akademika. “Tentunya bisa bermanfaat untuk kampus dan lingkungan sekitar,” imbuhnya.

Untuk mewujudkan itu, Mundakir tidak ingin ada kelompok-kelompok di kampus. Saat ini telah menjadi satu kelompok dengan satu tujuan. Yakni mengembangkan dan memajukan STAIN Kudus. Tentunya berlari cepat mengejar ketertinggalan dan unggul dibandingkan dengan kampus yang lain.

Salah satunya, pihaknya mengejar adanya guru besar di STAIN Kudus. Dalam periode kepemimpinannya, Mundakir menargetkan ada lima profesor. “Saya kira bisa lebih melihat potensi-potensi yang ada. Saat ini sudah banyak dosen yang doktor. Kami akan mendorongnya untuk menjadi guru besar,” jelasnya.

Selain itu, terus mendorong STAIN Kudus alih status. Yakni, menjadi IAIN. Pihaknya optimistis bisa mewujudkan perubahan itu. “Sudah dalam proses. Saya yakin dalam waktu dekat ini akan berhasil,” paparnya.

Untuk mendorong peningkatan kualitas pedidikan, STAIN Kudus juga sedang melakukan pembenahan kurikulum. Saat ini program studi (Progdi) yang sedang dalam proses pembenahan kurikulum ini adalah Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Tadris Biologi. “Prodi S2 Ilmu Syariah malah sudah selesai untuk perumusan kurikulum baru,” terangnya.

(ks/ris/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia