Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Rembang

Barongsai dan Liong Diserbu Warga

06 Oktober 2017, 17: 24: 44 WIB | editor : Ali Mustofa

BERI ANGPAU: Anak-anak memberi angpau ke barongsai saat sedang tampil di Klenteng Hok Tik Bio Rembang.

BERI ANGPAU: Anak-anak memberi angpau ke barongsai saat sedang tampil di Klenteng Hok Tik Bio Rembang. (KHOLID HAZMI/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA – Selama dua hari, Klenteng Hok Tik Bio diserbu oleh masyarakat. Mereka ikut memeriahkan HUT ke-162 klenteng tersebut. Klenteng semakin ramai ketika hiburan barongsai dan liong ditampilkan. Bahkan, anak-anak tak takut memberikan angpau ke barongsai.

Dalam rangka HUT ke-162, pengurus Klenteng Hok Tik Bio menggelar berbagai kegiatan. Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak Selasa (3/10). Dibuka dengan pagelaran liong dan barongsai di halaman klenteng.

Ratusan warga, baik umat klenteng setempat maupun masyarakat sekitar turut menyaksikan hiburan yang ditampilkan panitia. Antusiasme warga semakin tinggi ketika liong dan barongsai mulai tampil.

Menariknya, tak sedikit anak-anak yang mendekat ke barongsai ketika tampil. Beberapa ada yang takut. Tapi, ada juga yang memberikan angpau sambil menggoda pemain barongsai.

Usai dibuka dengan liong dan barongsai, umat klenteng setempat menggelar sembahyang sekitar setengah jam. Setelah itu. masyarakat kembali dihibur dengan pentas musik dari salah satu band asal Semarang.

Keesokan harinya, pada Rabu (4/10) umat Klenteng Hok Tik Bio melakukan doa bersama mulai pukul 09.00 pagi. Sore harinya, panitia kembali menampilkan hiburan liong dan barongsai.

Hiburan tersebut berlangsug hingga pukul 19.30. Setelah itu, umat menggelar pemilihan lurah Klenteng Hok Tik Bio untuk periode 2017-2018. Sebagai penutup, grup musik keroncong dari Polres Rembang tampil menghibur masyarakat.

Ketua Panitia HUT ke-162 Klenteng Hok Tik Bio Ferry Yuniarto Cahyono mengungkapkan acara tersebut bertujuan untuk mempererat rasa persaudaraan diantara umat. Selain itu, kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai wujud nyata rasa kepedulian dalam melestarikan tradisi leluhur. ”Semoga kami dihindarkan dari bencana yang akhir-akhir ini marak terjadi,” ungkapnya.

(ks/lid/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia