Minggu, 20 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

TMMD Beton Jalan Desa Medini 1,3 Km

Di Rembang Digelontor Dana Rp 437,2 Juta

28 September 2017, 09: 30: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

SEMANGAT: Anggota Kodim 0722/Kudus dan personel Polres Kudus saat upacara pembukaan TMMD Sengkuyung tahap III 2017 di Lapangan Desa Medini, Undaan kemarin.

SEMANGAT: Anggota Kodim 0722/Kudus dan personel Polres Kudus saat upacara pembukaan TMMD Sengkuyung tahap III 2017 di Lapangan Desa Medini, Undaan kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III 2017 kembali digelar mulai kemarin. Di Rembang TMMD ditargetkan 30 hari di Desa Menoro, Sedan. Untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat, digelontor Rp 437,2 juta. Rinciannya, Rp 250 juta dari APBD Rembang dan Rp 187,2 juta dari APBD provinsi.

Program dijakankan sejak 27 September sampai 26 Oktober. Menyasar kegiatan fisik berupa pembuatan jalan makadam tras sepanjang 830 meter dan talud  sepanjang 1668 meter, lebar 0,1 meter, dan tinggi 0,4 meter. Di samping itu pembangunan satu unit jembatan dan satu unit pos kamling. Sementara kegiatan nonfisik, penyuluhan wawasan, pengobatan masal, dan pasar murah.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 0720 Rembang Kapten Inf Bardan menyebutkan, dipilihnya Desa Menoro karena desa itu masuk zona merah kemiskinan. ”Di sini potensi pertanian cukup baik. Jadi, harus didukung dengan infrastruktur yang baik,” katanya.

DIMULAI: Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto menyerahkan peralatan pembangunan di Lapangan Tribakti, Desa Menoro, kemarin.

DIMULAI: Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto menyerahkan peralatan pembangunan di Lapangan Tribakti, Desa Menoro, kemarin. (HUMAS PEMKAB REMBANG)

Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto menyampaikan, sentuhan TMMD telah banyak dirasakan. Utamanya tingkat kehidupan rakyat menjadi lebih baik. ”Warga juga termotifikasi dan percaya diri mendayagunakan potensi desa,” harapnya.

 Sementara di Kudus, TMMD dibuka Asisten I Setda Kudus Agus Budi Satriyo di Lapangan Desa Medini, Undaan, kemarin. TMMD mendapatkan sambutan positif dari masyarakat sekitar. Sebab, kegiatan ini sebagai upaya membantu melancarkan akses jalan desa. Juga memberikan penyuluhan kepada semua kalangan.

Keanggotaan TMMD tidak hanya dari TNI, tapi juga pemuda panca marga. Mereka satu bulan melaksanakan program tersebut. Dandim 0722/Kudus Letkol Czi Gunawan Yudha Kusuma mengatakan, kegiatan fisik TMMD kali ini, membeton jalan Desa Medini sepanjang 1.300 meter atau 1,3 kilometer. ”Targetnya pembetonan selesa Kamis (26/10) mendatang,” ungkapnya.

Ditegaskan, TMMD merupakan bentuk kemanggulanan antara institusi TNI dengan rakyat. Selain pembangunan fisik juga terdapat progam nonfisik penyuluhan antiterorisme, narkoba, dan kriminalisme. Penyuluhan tak hanya untuk anak muda, tapi semua elemen masyarakat. Jadi, pemuda desa turut serta menjaga ketenteraman lingkungan.

Sementara itu, Asisten I Setda Kudus Agus Budi Satriyo menjadi inspektur upacara pembukaan TMMD membacakan sambutan gubernur Jateng mewakili Bupati Kudus Musthofa kemarin. Dia mengatakan, dengan  TMMD diharapkan masyarakat bisa semakin mandiri. ”TMMD diharapkan bisa meningkatkan kemandirian desa serta mengantisipasi penyalahgunaan narkoba dan terorisme,” jelasnya. 

(ks/san/noe/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia