Rabu, 13 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Sportainment

Persijap Punya Problem Produktivitas

14 Juli 2017, 23: 58: 36 WIB | editor : Ali Mustofa

Carlos Raul

Carlos Raul (Donny setyawan/radar kudus)

Share this      

JEPARA – Setelah mengawali Liga 2 dengan dua kemenangan berturut-turut, Persijap justru selalu menelan kekalahan di empat laga berikutnya. Bahkan, pasukan Fernando Sales itu tak pernah mampu melesakkan sebiji gol pun dari tiga pertandingan terakhir.

Direktur Teknik Persijap Carlos Raul mengungkapkan, problem utama dalam skuadnya saat ini adalah mencetak gol. Tidak hanya ketika berlaga tandang, skuad Laskar Kalinyamat juga selalu gagal mencetak gol di kandang sendiri yang notabene didukung oleh suporter.

 ”Kami menghadapi problem tidak bisa mencetak gol. Hal itu yang menjadi fokus dalam latihan. Finishing touch yang lemah,” ungkapnya.

Di pertandingan berikutnya, pria yang merupakan suami CEO Persijap Esti Puji Lestari itu pun menginstruksikan para pemain agar tampil habis-habisan untuk bisa memenangkan pertandingan. Sebab, kans Laskar Kalinyamat untuk menembus posisi dua besar akan semakin tipis apabila kembali menelan kekalahan pada laga melawan PSCS Cilacap besok.

Sementara itu, guna menambal kekurangan, di jendela transfer yang bakal dibuka usai pertandingan besok, tim pelatih berencana segera mengisi pos-pos yang dinilai perlu ditambah amunisi.

Selain lini depan, Carlos menyebut di tim belum ada sosok playmaker ideal. Posisi pertahanan pun masih menyisakan celah. Bagaimanapun, selalu terjadinya gol di skuadnya membuktikan bahwa lini belakang juga belum kokoh sehingga rentan ditembus lawan.

Mengenai pelatih yang dikabarkan mengundurkan diri, sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen. Pelatih Amerika Latin itu juga masih memimpin latihan yang digelar di SGBK.

CEO Persijap Esti Puji Lestari juga belum mengeluarkan pernyataan resmi. Menurutnya, cukup wajar apabila pelatih mengalami guncangan seusai anak-anak asuhnya kalah.

”Wajar kalau ada ungkapan seperti itu dari pelatih. Karena bagaimanapun itu menjadi bagian dari tanggung jawabnya ketika ada reaksi dari penonton setelah kekalahan tim,” ungkapnya belum lama ini. 

(ks/ful/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia