Senin, 23 Jul 2018
radarkudus
icon featured
Kudus

Hari Tenang, Petugas Gabungan Bersihkan Alat Peraga Kampanye

Senin, 25 Jun 2018 10:29 | editor : Ali Mustofa

SERENTAK DITURUNKAN: Aparat gabungan melakukan penurunan alat peraga kampanye serentak di Kabupaten Kudus untuk menghormati kesepakatan bersama saat masa tenang kampanye.

SERENTAK DITURUNKAN: Aparat gabungan melakukan penurunan alat peraga kampanye serentak di Kabupaten Kudus untuk menghormati kesepakatan bersama saat masa tenang kampanye. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

KUDUS – Alat peraga kampanye (APK) dilakukan pembersihan memasuki hari tenang kemarin. Termasuk baliho yang menyimbolkan nomor yang merujuk salah satu paslon tertentu juga dibersihkan. Pembersihan dilakukan secara serentak di seluruh kecamatan di Kudus.

Ketua KPU Kudus Moh Khanafi mengatakan, proses pembersihan APK dilakukan juga oleh panitia pemilu kecamatan (PPK) bersama instansi terkait lainnya. Sehingga diharapkan di masa tenang APK bisa dibersihkan dengan maksimal. “Terutama APK yang ukurannya besar dan berada di pinggir jalan,” katanya kemarin.

Untuk baliho yang menunjukkan simbol angka salah satu paslon memang tidak menyebutkan bahwa baliho milik paslon. Namun pihaknya juga melakukan koordinasi ternyata tidak diketahui siapa yang memasang.

Akhirnya, pihaknya langsung memutuskan untuk menurunkan karena untuk menjaga kondusifitas wilayah jelas pencoblosan. Karena jika dibiarkan tentu akan membuat suasana di masa tenang tidak baik. ”Semua tim sukses juga sudah menyepakati pembersihan APK tersebut,” ucapnya.

APK yang diturunkan disimpan, tujuannya agar tidak ada paslon yang memasang kembali selama masa tenang. Pada 28 Juni 2018 atau usai pencoblosan jika memang ingin diambil, pihaknya mempersilakan.

Untuk baliho milik KPU, pencopotannya dilakukan sendiri, tentunya dengan membayar tenaga yang sudah terbiasa memasang dan mencopot baliho. Karena ada baliho permanen besar yang dibuat pihaknya untuk sosialisasi pilkada.

Tak hanya APK, media sosial milik paslon yang didaftarkan sebelumnya juga harus nonaktif. Medsos paslon tidak boleh lagi melakukan aktivitas saat memasuki masa tenang kampanye.

Ketua Panwaslu Kudus Moh. Wahibul Minan mengatakan, untuk proses pencopotan APK memang dilakukan mulai hari tenang. Semua jajarannya juga turut dalam proses pembersihan tersebut.

   Pada masa tenang paslon tidak diperbolehkan melakukan kampanye. Jika tetap melaksanakan tentu menjadi sebuah pelanggaran dan pihaknya tidak segan untuk memberikan sanksi.

(ks/lis/don/lil/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia