Sabtu, 21 Jul 2018
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Sadis, gara-gara Terlilit Utang, Nekat Rampok Janda Sebatang Kara

Selamatkan Diri, Korban Pura–Pura Mati

Selasa, 22 May 2018 07:15 | editor : Panji Atmoko

DIINFUS: Trias Krisdiana, 48, warga Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan Kota, menjalani perawatan di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus Minggu (20/5) malam.

DIINFUS: Trias Krisdiana, 48, warga Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan Kota, menjalani perawatan di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus Minggu (20/5) malam. (FARUQ HIDAYAT/RADAR KUDUS)

KUDUS – Agus Talim, 30, warga Desa Panjang, Kecamatan Bae, Kudus, berbuat nekat. Dia tega hendak menghabisi Trias Krisdiana, warga Jalan HOS Cokroaminoto No. 51 atau Gang 5, RT 2 RW 4, Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan Kota, Kudus, Minggu (20/5) malam.

Nyawa Trias tertolong berkat kecerdikannya. Pemilik toko sembako ini pura-pura mati. Ini setelah terkena sabetan senjata tajam yang dilayangkan oleh Agus Talim. Tubuh korban pun berlumuran darah.

Begitu mengetahui korban tidak berdaya, Agus yang sudah mengenal korban leluasa menggasak isi rumah. Penjaga ruko tempat pelayanan kredit elektronik dan furnitur ini mengambil sejumlah harta benda korban.

Kejadian itu berawal saat Agus Talim mendatangi toko sembako milik Trias di Jalan HOS Cokroaminoto No. 51 Minggu (20/5) sekitar pukul 20.30. Agus berpura-pura membeli sembako di toko milik korban. Selama ini pelaku dan korban saling mengenal. Pelaku sering membeli di toko tersebut.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengungkapkan, tempat kerja pelaku tidak jauh dari rumah korban. Ketika korban mengambilkan sembako, pelaku mengambil senjata tajam berupa golok untuk menakut-nakuti korban.

”Karena korban mencoba melawan, tanpa banyak tanya pelaku menghantamkan senjata tajamnya ke bagian kepala, tangan. Sehingga korban tak berdaya,” ungkapnya kemarin.

Korban berpura-pura mati untuk menyelamatkan diri. Selanjutnya, pelaku mengambil barang milik korban berupa laptop, lima handphone, dan uang tunai Rp 2.733.000.

”Setelah pelaku pergi, korban membuka pintu belakang dan meminta tolong dalam kondisi sudah berlumuran darah di bagian muka dan tubuh. Lalu, korban ditolong warga dan membawa korban ke RSUD dr. Loekmono Hadi,” terangnya.

Berdasarkan keterangan saksi, barang bukti disimpan pelaku di kamar tempat kerjanya. Pelaku dibekuk Satreskrim Polres Kudus dua jam setelah kejadian. Sejumlah anggota Polres Kudus dan Polsek Kudus menangkap pelaku sekitar pukul 23.00.

Saat itu pelaku hendak keluar dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam nopol K 6518 AT. “Pelaku berhasil diamankan, dari hasil interogasi pelaku melakukan perbuatan tersebut karena dendam terhadap korban dan terlilit utang kepada orang lain,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut salah satu tetangga korban, Tatik, 58, korban merupakan janda. Suaminya telah lama meninggal. Selama di rumah, korban hidup sendirian. Karena korban tidak memiliki anak.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari–hari, korban berdagang sembako di rumahnya.

(ks/ruq/ris/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia