Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Perjalanan Amadeo, Kontestan CoC 2025 yang Mendapat Skor UTBK SNBT Tertinggi di Seluruh Indonesia

Redaksi Radar Kudus • Senin, 23 Juni 2025 | 17:09 WIB
Amadeo Yesa peraih nilai UTBK- SNBT tertinggi di Indonesia pada tahun 2023
Amadeo Yesa peraih nilai UTBK- SNBT tertinggi di Indonesia pada tahun 2023

RADAR KUDUS - Acara Clash of Champions (CoC) 2025 yang digagas oleh Ruangguru akan segera mengudara. 

Salah satu peserta yang menarik sorotan adalah Amadeo Yesa, mahasiswa dari Departemen Informatika di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), yang berhasil memperoleh nilai tertinggi UTBK SNBT tingkat nasional pada tahun 2023.

Menurut informasi dari situs resmi Ruangguru pada Minggu (22/6/2025), Amadeo terpilih sebagai salah satu peserta batch terbaru CoC.

Dari 803.852 peserta UTBK, hanya dia yang berhasil memperoleh rata-rata nilai 827,94, menjadikannya sebagai pemuncak nasional UTBK SNBT 2023.

Amadeo juga tercatat pernah meraih medali perak dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Kimia, menunjukkan kemampuan akademiknya yang luar biasa.

Keterlibatan Amadeo dalam CoC menjadi sorotan dan sangat dinantikan oleh warganet.

Clash of Champions merupakan serial web reality show bertema permainan intelektual, yang diproduksi oleh perusahaan edukasi Ruangguru.

Dalam acara ini, para mahasiswa unggulan dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri akan diuji kemampuan berpikir kritis dan pengetahuan mereka.

Semangat belajar Amadeo tampaknya merupakan warisan keluarga. Kedua orangtuanya, Dr. Piters Djayakustio SH SPN MH dan Dr. Werdiningsih SH MKn MH, juga telah menuntaskan pendidikan doktoral.

Pasangan ini bahkan sempat menjadi viral karena lulus bersama di Program Doktor Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Jember pada wisuda periode III tahun akademik 2021/2022.

Dalam wawancaranya di situs ITS, Amadeo mengungkapkan bahwa dukungan keluarga dan para guru di SMA menjadi salah satu faktor besar yang mendorongnya hingga sejauh ini.

Ia menyebut tidak memiliki metode belajar yang spesifik, tetapi lebih konsisten dalam belajar setiap hari.

Sebagai lulusan SMA Katolik Rajawali Makassar, ia juga rajin mengerjakan latihan soal sebagai bagian dari persiapannya.

"Aku lebih nyaman belajar sedikit-sedikit tapi rutin, dibanding belajar banyak sekaligus," ujar Amadeo, dikutip dari laman ITS.

Amadeo meraih skor 952,23 untuk subtes Penalaran Matematika, menjadikannya unggul dalam kategori tersebut.

Ia menyatakan bahwa kecintaannya terhadap matematika telah tumbuh sejak lama.

“Bahkan ketika masih ragu menentukan jurusan, saya sudah yakin ingin kuliah di ITS, apapun program studinya,” ucap Amadeo.

Meskipun sempat tidak lolos masuk Teknik Informatika ITS melalui jalur SNBP 2023, hal itu tak menggoyahkan niatnya untuk tetap mengejar jurusan impian.

“Baik di SNBP maupun SNBT, saya tetap menjadikan jurusan ini sebagai pilihan utama dan satu-satunya,” lanjutnya dengan penuh tekad.

Saat pertama kali diterima di ITS, Amadeo berharap bisa menjalani kuliah dengan lancar.

Ia juga ingin terus mengasah minat dan bakatnya di berbagai *kompetisi dan olimpiade yang akan datang, tutupnya penuh optimisme. (Octa Afriana A)

 

Editor : Ali Mustofa
#UTBK SNBT #olimpiade sains #ruangguru #its #matematika #Amadeo Yesa #kuliah