Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SNBP 2026 UNNES: Daya Tampung, Cara Daftar dan Jadwal Lengkap

Z
Penulis: Zakarias Fariury❯
Logo UNNES
Logo UNNES

RADAR KUDUS - Universitas Negeri Semarang (Unnes) kembali mempertegas posisinya sebagai destinasi favorit dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.


Advertisement

Tahun ini, Unnes menawarkan daya tampung yang variatif di seluruh lintas fakultas, mulai dari disiplin ilmu pendidikan, teknik, hingga rumpun kesehatan.

Merujuk pada data resmi dari laman unnes.ac.id/admission, alokasi kursi tahun ini menunjukkan disparitas yang cukup lebar antar program studi

Advertisement

Hal ini menjadi indikator penting bagi calon mahasiswa untuk mengukur rasio keketatan persaingan sebelum memantapkan pilihan.

Analisis Kuota: Dari Kedokteran hingga PGSD

Dalam sebaran kuota SNBP 2026, S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) tercatat sebagai program studi dengan daya tampung masif, mencapai 121 kursi.

Sebaliknya, rumpun diploma dan kedokteran terpantau memiliki pintu masuk yang jauh lebih sempit.

Berikut adalah rincian daya tampung Unnes untuk jalur SNBP 2026 yang diklasifikasikan berdasarkan kategori jumlah kursi:

1. Kuota Eksklusif (10 – 20 Kursi)

Program studi pada kategori ini memiliki tingkat persaingan yang diprediksi sangat tinggi karena jumlah kursi yang sangat terbatas:

  • Bidang Kesehatan: S1 Kedokteran (10), S1 Kedokteran Hewan (10), S1 Teknik Komputer (16).

  • Bidang Bahasa & Sejarah: S1 Pendidikan Bahasa Mandarin (15), S1 Sastra Jawa (20), S1 Pendidikan Sejarah (20), S1 Ilmu Sejarah (20).

  • Vokasi & Sains: D3 DKV (8), D3 Statistika Terapan (8), S1 Biologi (20), S1 Kimia (20).

2. Kuota Menengah (21 – 50 Kursi)

Sebagian besar prodi di Unnes berada pada rentang ini, yang menunjukkan distribusi merata di sektor pendidikan dan teknik:

  • Ekonomi & Komunikasi: S1 Ekonomi Islam (22), S1 Ilmu Komunikasi (30), S1 Akuntansi Pendidikan (27).

  • Teknik & Arsitektur: S1 Teknik Arsitektur (36), S1 Teknik Elektro (36), S1 Teknik Kimia (36).

  • Pendidikan & Sosial: S1 Psikologi (49), S1 Teknologi Pendidikan (40), S1 PG-PAUD (40), S1 Pendidikan Bahasa Inggris (46).

3. Kuota Prioritas (Di atas 60 Kursi)

Bagi calon mahasiswa yang mencari peluang kelulusan lebih besar secara statistik, prodi berikut menyediakan kursi terbanyak:

  • S1 Kesehatan Masyarakat: 60 kursi

  • S1 Pendidikan Jasmani (PJKR): 61 kursi

  • S1 Ekonomi Pembangunan: 66 kursi

  • S1 Akuntansi: 90 kursi

  • S1 Manajemen: 102 kursi

  • S1 PGSD: 121 kursi

Pentingnya Presisi Pemilihan Prodi

Pihak Admisi Unnes mengingatkan para pendaftar bahwa daya tampung bukan satu-satunya variabel kelulusan. Rekam jejak prestasi siswa dan konsistensi nilai rapor tetap menjadi validator utama.

Advertisement

Namun, dengan mengetahui bahwa PGSD atau Manajemen memiliki kuota lebih dari seratus kursi, pendaftar dapat menyusun strategi yang lebih matang dibandingkan memilih prodi dengan kuota minimalis seperti Kedokteran.

Untuk informasi pembaruan terkait tahapan seleksi, calon mahasiswa dapat memantau secara berkala melalui kanal resmi di https://unnes.ac.id/admission/. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Pesta Gol di Jatinangor: ITB Dibantai 12-0 oleh STKIP Pasundan Cimahi di UniLeague

Pesta Gol di Jatinangor: ITB Dibantai 12-0 oleh STKIP Pasundan Cimahi di UniLeague

ITB menelan kekalahan telak 0-12 dari STKIP Pasundan Cimahi dalam lanjutan UniLeague Regional Bandung. Hasil ini semakin mengukuhkan dominasi STKIP Pasundan di puncak klasemen sementara musim ini.

Bantah Isu 'Bisa Bayar Pasti Lolos', Rektor ITB Sebut Seleksi Mandiri Justru Punya Passing Grade Lebih Tinggi dari UTBK

Bantah Isu 'Bisa Bayar Pasti Lolos', Rektor ITB Sebut Seleksi Mandiri Justru Punya Passing Grade Lebih Tinggi dari UTBK

jalur mandiri di ITB yang kini dikenal sebagai Seleksi Siswa Unggul (SSU) tidak didasarkan pada kemampuan calon mahasiswa membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) maupun Iuran Pengembangan Institusi (IPI).

Wakil Rektor ITB Raih Penghargaan Bergengsi dari Prancis atas Kontribusi di Bidang Pendidikan dan Kebudayaan

Wakil Rektor ITB Raih Penghargaan Bergengsi dari Prancis atas Kontribusi di Bidang Pendidikan dan Kebudayaan

Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi Institut Teknologi Bandung (ITB), Andryanto Rikrik Kusmara, menerima penghargaan Chevalier dans l’Ordre des Palmes Académiques dari Pemerintah Repub

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer