alexametrics
31.5 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Peran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Masa Kini

KETIKA berbicara Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), tak lepas tentang bagaimana mempelajari manusia seutuhnya. Salah satu hal adalah tentang perkembangan dan belajar gerak bagi manusia. Mulai dari gerak sederhana hingga yang memiliki kompleksitas yang tinggi. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan bagian integral dari pendidikan keseluruhan yang mengutamakan aktivitas jasmani dan pembinaan hidup sehat untuk pertumbuhan dan pengembangan jasmani, mental, sosial, dan emosional yang selaras, serasi dan seimbang. PJOK tidak hanya bergerak dan bermain saja, namun lebih dari itu terdapat beragam ilmu pendukung dibalik itu semua. Mulai dari Kinesiologi, Fisiologi, hingga Psikologi yang kesemuanya berbicara tentang manusia. Baik tentang ketrampilan gerak, kesehatan fisik, dan juga kesehatan mental.

Menurut Wawan S. Suherman (2004: 23) Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan adalah suatu proses pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan ketrampilan motorik, pengetahuan dan perilaku hidup sehat dan aktif, dan sikap sportif, kecerdasan emosi. Peran PJOK sungguh nyata dalam mewujudkan generasi SDM yang unggul untuk mencapai Indonesia Maju. Pembelajaran PJOK tidak dapat dikesampingkan dan hanya menjadi pelengkap saja. Terlebih di era digital seperti ini, ancaman jelas ada. Ancaman apa saja itu? Yang jelas adalah terkait dengan kesehatan generasi muda Indonesia yang terjebak dalam kemudahan-kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi masa kini sehingga berakibat rendahnya frekuensi aktivitas fisik.

Rendahnya frekuensi aktivitas fisik berpengaruh pada kebugaran jasmani dan kesehatan peserta didik. Selain terkait dengan kesehatan fisik, perkembangan teknologi dengan dampak negatifnya pun juga mengancam kesehatan mental generasi muda. Hal ini sungguh memprihatinkan, dan menjadi pekerjaan rumah bersama. PJOK dapat menjadi solusi untuk mengatasi hal ini, maka perlu untuk menyadari bagaimana peran PJOK di masa kini dalam rangka menjadi generasi Indonesia yang sehat dan produktif di masa yang akan datang.

Baca Juga :  Penggunaan Kata Kunci dalam Menulis Teks Editorial

Memantik Ketrampilan Gerak yang baik sangat menunjang dalam menjalani aktivitas keseharian dengan beragam dinamikanya merupakan sebuah modal yang sangat baik jika memiliki ketrampilan gerak yang baik. Koordinasi gerak, bagaimana kondisi kekuatan otot pada tubuh, serta efisiensi tubuh dalam melakukan gerak akan mempermudah dan membuat aktivitas lebih efisien dan tentunya lebih efektif pula. Pembelajaran gerak sederhana seperti gerak lokomotor, non lokomotor dan manipulatif memiliki peran yang sangat penting dalam upaya meningkatkan ketrampilan gerak yang baik.

Penguatan pendidikan karakter harus sejalan dengan revolusi mental untuk mewujudkan SDM unggul dan Indonesia Maju, PJOK memiliki peran penting disini. Pembelajaran PJOK tidak melulu pada ranah psikomotorik maupun kognitif, namun juga ranah afektif. Nilai-nilai sportivitas, kejujuran, saling menghormati, hingga persahabatan yang ada dalam PJOK menjadi salah satu nilai penting dalam upaya penguatan pendidikan karakter. Nilai-nilai luhur tentang kejujuran harus benar-benar ditanamkan sejak dini. Disrupsi teknologi dengan dampak negatifnya semakin terasa. Perlu perhatian ekstra menyikapi hal ini. Kesehatan dan karakter peserta didik atau generasi muda penerus bangsa harus mendapatkan perhatian lebih. Semua tidak ingin kesehatan fisik dan mental peserta didik terganggu akibat gerusan kemajuan teknologi.

Nilai-nilai karakter pun harus dibangun agar semakin kuat melalui pendidikan dengan harapan mampu menepis segala ancaman yang hadir. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, memiliki peran penting sebagai solusi nyata dalam menyikapi hal ini. (*)

KETIKA berbicara Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), tak lepas tentang bagaimana mempelajari manusia seutuhnya. Salah satu hal adalah tentang perkembangan dan belajar gerak bagi manusia. Mulai dari gerak sederhana hingga yang memiliki kompleksitas yang tinggi. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan bagian integral dari pendidikan keseluruhan yang mengutamakan aktivitas jasmani dan pembinaan hidup sehat untuk pertumbuhan dan pengembangan jasmani, mental, sosial, dan emosional yang selaras, serasi dan seimbang. PJOK tidak hanya bergerak dan bermain saja, namun lebih dari itu terdapat beragam ilmu pendukung dibalik itu semua. Mulai dari Kinesiologi, Fisiologi, hingga Psikologi yang kesemuanya berbicara tentang manusia. Baik tentang ketrampilan gerak, kesehatan fisik, dan juga kesehatan mental.

Menurut Wawan S. Suherman (2004: 23) Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan adalah suatu proses pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan ketrampilan motorik, pengetahuan dan perilaku hidup sehat dan aktif, dan sikap sportif, kecerdasan emosi. Peran PJOK sungguh nyata dalam mewujudkan generasi SDM yang unggul untuk mencapai Indonesia Maju. Pembelajaran PJOK tidak dapat dikesampingkan dan hanya menjadi pelengkap saja. Terlebih di era digital seperti ini, ancaman jelas ada. Ancaman apa saja itu? Yang jelas adalah terkait dengan kesehatan generasi muda Indonesia yang terjebak dalam kemudahan-kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi masa kini sehingga berakibat rendahnya frekuensi aktivitas fisik.

Rendahnya frekuensi aktivitas fisik berpengaruh pada kebugaran jasmani dan kesehatan peserta didik. Selain terkait dengan kesehatan fisik, perkembangan teknologi dengan dampak negatifnya pun juga mengancam kesehatan mental generasi muda. Hal ini sungguh memprihatinkan, dan menjadi pekerjaan rumah bersama. PJOK dapat menjadi solusi untuk mengatasi hal ini, maka perlu untuk menyadari bagaimana peran PJOK di masa kini dalam rangka menjadi generasi Indonesia yang sehat dan produktif di masa yang akan datang.

Baca Juga :  Tantangan Pendidikan

Memantik Ketrampilan Gerak yang baik sangat menunjang dalam menjalani aktivitas keseharian dengan beragam dinamikanya merupakan sebuah modal yang sangat baik jika memiliki ketrampilan gerak yang baik. Koordinasi gerak, bagaimana kondisi kekuatan otot pada tubuh, serta efisiensi tubuh dalam melakukan gerak akan mempermudah dan membuat aktivitas lebih efisien dan tentunya lebih efektif pula. Pembelajaran gerak sederhana seperti gerak lokomotor, non lokomotor dan manipulatif memiliki peran yang sangat penting dalam upaya meningkatkan ketrampilan gerak yang baik.

Penguatan pendidikan karakter harus sejalan dengan revolusi mental untuk mewujudkan SDM unggul dan Indonesia Maju, PJOK memiliki peran penting disini. Pembelajaran PJOK tidak melulu pada ranah psikomotorik maupun kognitif, namun juga ranah afektif. Nilai-nilai sportivitas, kejujuran, saling menghormati, hingga persahabatan yang ada dalam PJOK menjadi salah satu nilai penting dalam upaya penguatan pendidikan karakter. Nilai-nilai luhur tentang kejujuran harus benar-benar ditanamkan sejak dini. Disrupsi teknologi dengan dampak negatifnya semakin terasa. Perlu perhatian ekstra menyikapi hal ini. Kesehatan dan karakter peserta didik atau generasi muda penerus bangsa harus mendapatkan perhatian lebih. Semua tidak ingin kesehatan fisik dan mental peserta didik terganggu akibat gerusan kemajuan teknologi.

Nilai-nilai karakter pun harus dibangun agar semakin kuat melalui pendidikan dengan harapan mampu menepis segala ancaman yang hadir. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, memiliki peran penting sebagai solusi nyata dalam menyikapi hal ini. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/