alexametrics
24 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Pembelajaran Matematika dengan Metode “GASING”

DI masa pandemi seperti ini seorang guru dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan metode pembelajaran yang tepat. Hal ini karena banyak siswa yang kurang antusias dalam pembelajaran. Terutama setelah transisi perubahan dari pembelajaran daring menuju pembelajaran luring. Hal ini sangat berlaku pada pembelajaran matematika. Karena banyak anak yang merasa bahwa pelajaran matematika adalah pelajaran yang sulit.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan siswa merasa sulit dalam mempelajari matematika. Salah satunya adalah siswa masih kurang menjalankan operasi hitung yang terdiri dari penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian.  Konsep operasi hitung ini merupakan pondasi awal siswa untuk mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan matematika. Hal tersebut kemudian diamini oleh Fatmawati (2014) juga menyatakan bahwa matematika tidak akan lepas dari konsep berhitung. Oleh sebab itu, kemampuan menjalankan konsep operasi hitung ini sangat penting dimiliki oleh siswa.

Kurangnnya kemampuan menggunakan konsep operasi hitung ini sudah tentu menyulitkan guru dalam mengajar matematika. Pada dasarnya siswa terkadang mampu mengerjakan soal matematika, namun banyak yang terkendala dalam perhitungan. Permasalahan ini banyak ditemukan di SMP Negeri 4 Cepu khususnya kelas VIII. Mereka kurang memahami dan menghafal operasi hitung yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian dan penjumlahan.


Kesadaran siswa dalam belajar matematika merupakan salah satu penyebab kurangnya kemampuan mengoperasikan konsep operasi hitung tersebut. Kebanyakan siswa masih cendrung hanya mempelajari matematika saat disekolah. Mereka tidak mengulangi apa yang didapatkan disekolah ketika berada dirumah. Sedangkan seperti yang kita ketahui bersama, untuk memahami pelajaran matematika butuh banyak latihan. Kemudian, faktor lain yang menyebabkan hal ini  terjadi adalah kurangnya minat belajar siswa dan dukungan orang tua. Hal ini disebabkan saat siswa berada dirumah, orang tualah yang memiliki peran yang besar. Orang tua harus mendukung dan meningkatkan minat belajar siswa terutama dalam pelajaran matematika. Adapun cara yang dapat dilakukan oleh orang tua adalah dengan terus memantau aktivitas belajar siswa dirumah atau dapat juga dengan memberikan tambahan belajar (les privat).

Baca Juga :  Membangun Budaya Literasi Siswa di Masa Pandemi

Penerapan metode pembelajaran yang tepat  merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan guna mengatasi permasalahan konsep operasi hitung. Sebut saja metode “GASING” (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) dapat dilakukan dan terbukti efektif. Berdasarkan pengalaman penulis semasa kuliah, metode tersebut dapat mempermudah mahasiswa kesulitan dalam berhitung. Metode “GASING” sendiri merupakan suatu metode pembelajaran matematika dengan langkah demi langkah yang membuat anak menguasai matematika secara gampang, asyik dan menyenangkan. Salah satu ciri khas metode ini adalah dengan membawa kita melakukan perhitungan cepat diluar kepala (mencongak). Misalkan anak-anak dapat dengan cepat melakukan perhitungan  secara mencongak.

Permasalahan-permasalahan guru dan siswa yang dihadapi saat ini pada dasarnya karena kurangnya kemampuan siswa dalam menerapkan konsep operasi hitung.  Hal ini jelas akan terus menjadi masalah apabila tidak segera diambil tindakan secara menyeluruh dan terstruktur. Artinya konsep operasi hitung harus benar-benar ditekankan saat pendidikan dasar (SD) dijalani oleh siswa. Sehingga pada saat siswa memasuki jenjang selanjutnya, ia akan lebih mudah untuk memahami konsep yang lebih kompleks. Mereka juga sudah harus dapat merubah focus dari konsep berhitung menuju penggunaan logika berpikir dan penerapan konsep matematika. Jadi, mari kita ajak siswa kita untuk sejak dini berlatih dan terus mengenal konsep operasi hitung dan mulai terus memperhitungkannya! (*)

DI masa pandemi seperti ini seorang guru dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan metode pembelajaran yang tepat. Hal ini karena banyak siswa yang kurang antusias dalam pembelajaran. Terutama setelah transisi perubahan dari pembelajaran daring menuju pembelajaran luring. Hal ini sangat berlaku pada pembelajaran matematika. Karena banyak anak yang merasa bahwa pelajaran matematika adalah pelajaran yang sulit.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan siswa merasa sulit dalam mempelajari matematika. Salah satunya adalah siswa masih kurang menjalankan operasi hitung yang terdiri dari penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian.  Konsep operasi hitung ini merupakan pondasi awal siswa untuk mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan matematika. Hal tersebut kemudian diamini oleh Fatmawati (2014) juga menyatakan bahwa matematika tidak akan lepas dari konsep berhitung. Oleh sebab itu, kemampuan menjalankan konsep operasi hitung ini sangat penting dimiliki oleh siswa.

Kurangnnya kemampuan menggunakan konsep operasi hitung ini sudah tentu menyulitkan guru dalam mengajar matematika. Pada dasarnya siswa terkadang mampu mengerjakan soal matematika, namun banyak yang terkendala dalam perhitungan. Permasalahan ini banyak ditemukan di SMP Negeri 4 Cepu khususnya kelas VIII. Mereka kurang memahami dan menghafal operasi hitung yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian dan penjumlahan.

Kesadaran siswa dalam belajar matematika merupakan salah satu penyebab kurangnya kemampuan mengoperasikan konsep operasi hitung tersebut. Kebanyakan siswa masih cendrung hanya mempelajari matematika saat disekolah. Mereka tidak mengulangi apa yang didapatkan disekolah ketika berada dirumah. Sedangkan seperti yang kita ketahui bersama, untuk memahami pelajaran matematika butuh banyak latihan. Kemudian, faktor lain yang menyebabkan hal ini  terjadi adalah kurangnya minat belajar siswa dan dukungan orang tua. Hal ini disebabkan saat siswa berada dirumah, orang tualah yang memiliki peran yang besar. Orang tua harus mendukung dan meningkatkan minat belajar siswa terutama dalam pelajaran matematika. Adapun cara yang dapat dilakukan oleh orang tua adalah dengan terus memantau aktivitas belajar siswa dirumah atau dapat juga dengan memberikan tambahan belajar (les privat).

Baca Juga :  Sekolah sebagai Taman Siswa

Penerapan metode pembelajaran yang tepat  merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan guna mengatasi permasalahan konsep operasi hitung. Sebut saja metode “GASING” (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) dapat dilakukan dan terbukti efektif. Berdasarkan pengalaman penulis semasa kuliah, metode tersebut dapat mempermudah mahasiswa kesulitan dalam berhitung. Metode “GASING” sendiri merupakan suatu metode pembelajaran matematika dengan langkah demi langkah yang membuat anak menguasai matematika secara gampang, asyik dan menyenangkan. Salah satu ciri khas metode ini adalah dengan membawa kita melakukan perhitungan cepat diluar kepala (mencongak). Misalkan anak-anak dapat dengan cepat melakukan perhitungan  secara mencongak.

Permasalahan-permasalahan guru dan siswa yang dihadapi saat ini pada dasarnya karena kurangnya kemampuan siswa dalam menerapkan konsep operasi hitung.  Hal ini jelas akan terus menjadi masalah apabila tidak segera diambil tindakan secara menyeluruh dan terstruktur. Artinya konsep operasi hitung harus benar-benar ditekankan saat pendidikan dasar (SD) dijalani oleh siswa. Sehingga pada saat siswa memasuki jenjang selanjutnya, ia akan lebih mudah untuk memahami konsep yang lebih kompleks. Mereka juga sudah harus dapat merubah focus dari konsep berhitung menuju penggunaan logika berpikir dan penerapan konsep matematika. Jadi, mari kita ajak siswa kita untuk sejak dini berlatih dan terus mengenal konsep operasi hitung dan mulai terus memperhitungkannya! (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/