
Ringkasan Eksekutif
Transformasi digital pemerintahan di Kabupaten Grobogan melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) telah mengubah pola kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi lebih cepat, adaptif, dan berbasis teknologi.
Namun, perubahan ini juga meningkatkan risiko gaya hidup sedentari karena sebagian besar pekerjaan dilakukan di depan komputer dalam durasi yang panjang.
Data kebugaran ASN menunjukkan dominasi kategori overweight dan obesitas serta kapasitas kardiorespirasi VO2Max yang masih rendah.
Kondisi ini menunjukkan bahwa kesiapan fisik ASN belum sepenuhnya mendukung tuntutan kerja pada era digital, sehingga berpotensi memengaruhi produktivitas dan kualitas pelayanan publik.
Policy brief ini merekomendasikan penguatan Program ASN Bugar melalui pendekatan kebijakan yang bersifat holistik, yaitu mengintegrasikan aktivitas fisik rutin, pembangunan kesehatan mental, pemanfaatan teknologi digital untuk monitoring kebugaran, serta perbaikan lingkungan kerja yang mendukung gaya hidup sehat.
Pendahuluan
Transformasi digital merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan publik.
Di Kabupaten Grobogan, digitalisasi administrasi pemerintahan dan pelayanan publik menuntut ASN untuk bekerja secara lebih responsif dan berbasis teknologi.
Namun, perubahan pola kerja digital juga menimbulkan tantangan baru terkait kesehatan pegawai.



