alexametrics
23.5 C
Kudus
Thursday, July 7, 2022

Cari Kembang Kaktus, Trik Jitu Menulis Puisi

PUISI merupakan bentuk karya sastra yang terikat oleh rima dan irama yang memiliki susunan bait indah dan penuh makna. Menurut Riffaterre (Pradopo, 1987: 12-13) puisi itu menyatakan sesuatu secara tak langsung, yaitu mengatakan sesuatu hal dengan arti yang lain. Puisi menjadi salah satu media untuk mengungkapkan isi hati seseorang, bahkan puisi menjadi sebuah alat untuk mengekspresikan perasaan galau, cinta, gembira, bahkan rasa benci terhadap seseorang.

Kegiatan menulis puisi merupakan kegiatan yang bersifat produktif, dan kemampuan menulis puisi dapat dicapai dengan bimbingan yang sistematis serta latihan yang intensif. Kompetensi menulis puisi dimaksudkan agar siswa dapat menggunakan bahasa dengan tujuan untuk memahami, mengembangkan, dan mengkomunikasikan gagasan dan informasi serta untuk berintegrasi dengan orang lain. Selain itu menulis puisi juga dapat melatih kepekaan terhadap realitas kehidupan sekitar.

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya menulis puisi, guru dituntut untuk menguasai proses pembelajaran sastra itu sendiri. Dalam pembelajaran menulis puisi, pilihan kata (terutama majas) merupakan unsur yang sangat penting, bahkan merupakan salah satu kunci dalam menikmati dan menulis puisi. Oleh karena itu pilihan kata harus mendapatkan perhatian dalam pengajaran puisi. Teknik yang sering dipakai guru dalam pembelajaran menulis puisi yaitu dengan memotivasi siswa untuk mengembangkan kreativitas dengan cara membaca puisi-puisi yang dimuat di majalah, buku-buku antologi puisi, atau surat kabar. Senang membaca dan menulis puisi merupakan modal pertama dan utama dalam memotivasi siswa. Tanpa rasa senang, mustahil siswa mampu terdorong untuk berkarya. Perasaan senang itulah yang akan menjadi tenaga dan daya dorong siswa untuk melahiran karya sastra khususnya puisi.


Model pembelajaran Cari Kembang Kaktus  hadir untuk memudahkan siswa dalam menulis puisi. Menulis puisi tentunya membutuhkan waktu yang panjang dan tidak instan, harus melalui tahap-tahap penulisan agar dihasilkan puisi yang bermakna. Langkah pembelajaran Cari Kembang Kaktus ini merupakan empat tahapan dalam menulis sebuah puisi, yakni Cari, Kembangkan, Tu(lis), dan S(unting).  Model pembelajaran ini dilakukan dengan cara Pertama Cari, disini dapat diartikan dengan mencari ide, gagasan, tema yang akan dibuat puisi. Misalnya guru bisa merangsang siswa dengan mengajak ke luar kelas merasakan rangsangan alam, rangsangan peristiwa, rangsangan suasana, rangsangan gambar dan sebagainya, yang kesemuanya itu dilakukan dalam suasana santai, bermain-main, dan bebas. Dengan diberikannya rangsangan, diharapkan siswa menemukan tema/ satu kata yang mewakili perasaanya

Baca Juga :  Hubungan Latar Cerpen dengan Realitas Sosial melalui Jigsaw

Kedua Kembang, merupakan kepanjangan dari kembangkan. Setelah satu kata yang mewaliki perasaan siswa didapat, langkah sekanjutnya adalah mengembangkan satu kata tadi menjadi jabaran kata-kata untuk menciptakan sebuah satu kesatuan bahasa. Siswa harus bergelut dengan kata-kata yang tepat untuk menegekspresikan puisi ke dalam bahasa yang indah dan estetis

Ketiga Tuliskan, bararti menuliskan ide menjadi sebuah kalimat yang dituliskan ke dalam lari-larik dan bait sehingga terbentuklah satu kesatuan utuh puisi yang memiliki makna. Dalam proses menulis puisi ini  tidak boleh asal asalan, harus memperhatikan diksi, rima, dan gaya bahasa.

Keempat Sunting, menyunting artinya memperbaiki tulisan agar enak dibaca dan tidak ada kesalahan dalam penulisan. Pada langkah terakhir ini siswa diajak membaca kembali puisi yang sudah jadi,  dengan melihat kembali deretan kata, larik demi larik, bait demi bait puisi. Kemudian jika terdapat penulisan kata, ejaan  yang kurang benar, penambahan majas, citraan, dan diksi siswa dapat menambahkan pada bagian suntingan akhir ini . Selain itu juga mendiskusikan puisi dengan orang lain untuk mendapat masukan guna penyempurnaan karya juga merupakan tahapan dalam menyunting puisi. Dengan menerapkan metode  Cari Kembang Kaktus ini diharapkan pelajaran menulis puisi menjadi lebih asyik dan menyenangkan. Pada muaranya tujuan pembelajaran akan tercapai, siswa terbantu dalam penguasaan materi yang diajarkan, dan mengurangi kejenuhan selama pembelajaran, serta meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya Bahasa Indonesia. (*)

PUISI merupakan bentuk karya sastra yang terikat oleh rima dan irama yang memiliki susunan bait indah dan penuh makna. Menurut Riffaterre (Pradopo, 1987: 12-13) puisi itu menyatakan sesuatu secara tak langsung, yaitu mengatakan sesuatu hal dengan arti yang lain. Puisi menjadi salah satu media untuk mengungkapkan isi hati seseorang, bahkan puisi menjadi sebuah alat untuk mengekspresikan perasaan galau, cinta, gembira, bahkan rasa benci terhadap seseorang.

Kegiatan menulis puisi merupakan kegiatan yang bersifat produktif, dan kemampuan menulis puisi dapat dicapai dengan bimbingan yang sistematis serta latihan yang intensif. Kompetensi menulis puisi dimaksudkan agar siswa dapat menggunakan bahasa dengan tujuan untuk memahami, mengembangkan, dan mengkomunikasikan gagasan dan informasi serta untuk berintegrasi dengan orang lain. Selain itu menulis puisi juga dapat melatih kepekaan terhadap realitas kehidupan sekitar.

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya menulis puisi, guru dituntut untuk menguasai proses pembelajaran sastra itu sendiri. Dalam pembelajaran menulis puisi, pilihan kata (terutama majas) merupakan unsur yang sangat penting, bahkan merupakan salah satu kunci dalam menikmati dan menulis puisi. Oleh karena itu pilihan kata harus mendapatkan perhatian dalam pengajaran puisi. Teknik yang sering dipakai guru dalam pembelajaran menulis puisi yaitu dengan memotivasi siswa untuk mengembangkan kreativitas dengan cara membaca puisi-puisi yang dimuat di majalah, buku-buku antologi puisi, atau surat kabar. Senang membaca dan menulis puisi merupakan modal pertama dan utama dalam memotivasi siswa. Tanpa rasa senang, mustahil siswa mampu terdorong untuk berkarya. Perasaan senang itulah yang akan menjadi tenaga dan daya dorong siswa untuk melahiran karya sastra khususnya puisi.

Model pembelajaran Cari Kembang Kaktus  hadir untuk memudahkan siswa dalam menulis puisi. Menulis puisi tentunya membutuhkan waktu yang panjang dan tidak instan, harus melalui tahap-tahap penulisan agar dihasilkan puisi yang bermakna. Langkah pembelajaran Cari Kembang Kaktus ini merupakan empat tahapan dalam menulis sebuah puisi, yakni Cari, Kembangkan, Tu(lis), dan S(unting).  Model pembelajaran ini dilakukan dengan cara Pertama Cari, disini dapat diartikan dengan mencari ide, gagasan, tema yang akan dibuat puisi. Misalnya guru bisa merangsang siswa dengan mengajak ke luar kelas merasakan rangsangan alam, rangsangan peristiwa, rangsangan suasana, rangsangan gambar dan sebagainya, yang kesemuanya itu dilakukan dalam suasana santai, bermain-main, dan bebas. Dengan diberikannya rangsangan, diharapkan siswa menemukan tema/ satu kata yang mewakili perasaanya

Baca Juga :  Pentingnya Penggunaan Media Pembelajaran dalam KBM

Kedua Kembang, merupakan kepanjangan dari kembangkan. Setelah satu kata yang mewaliki perasaan siswa didapat, langkah sekanjutnya adalah mengembangkan satu kata tadi menjadi jabaran kata-kata untuk menciptakan sebuah satu kesatuan bahasa. Siswa harus bergelut dengan kata-kata yang tepat untuk menegekspresikan puisi ke dalam bahasa yang indah dan estetis

Ketiga Tuliskan, bararti menuliskan ide menjadi sebuah kalimat yang dituliskan ke dalam lari-larik dan bait sehingga terbentuklah satu kesatuan utuh puisi yang memiliki makna. Dalam proses menulis puisi ini  tidak boleh asal asalan, harus memperhatikan diksi, rima, dan gaya bahasa.

Keempat Sunting, menyunting artinya memperbaiki tulisan agar enak dibaca dan tidak ada kesalahan dalam penulisan. Pada langkah terakhir ini siswa diajak membaca kembali puisi yang sudah jadi,  dengan melihat kembali deretan kata, larik demi larik, bait demi bait puisi. Kemudian jika terdapat penulisan kata, ejaan  yang kurang benar, penambahan majas, citraan, dan diksi siswa dapat menambahkan pada bagian suntingan akhir ini . Selain itu juga mendiskusikan puisi dengan orang lain untuk mendapat masukan guna penyempurnaan karya juga merupakan tahapan dalam menyunting puisi. Dengan menerapkan metode  Cari Kembang Kaktus ini diharapkan pelajaran menulis puisi menjadi lebih asyik dan menyenangkan. Pada muaranya tujuan pembelajaran akan tercapai, siswa terbantu dalam penguasaan materi yang diajarkan, dan mengurangi kejenuhan selama pembelajaran, serta meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya Bahasa Indonesia. (*)


Most Read

Artikel Terbaru

/