alexametrics
29 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

SMAN 1 Lasem Rembang Jadi Sekolah Pelopor Siaga Kependudukan

REMBANG – SMAN 1 Lasem dijadikan sebagai sekolah siaga kependudukan. Ke depan materi tentang kependudukan bakal masuk dalam pembelajaran. Acara pencanangan dilaksanakan di aula SMAN 1 Lasem kemarin. Dihadiri Wakil Bupati Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Wilayah III, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Kepala SMAN 1 Lasem Santosa menyampaikan, untuk mewujudkan sekolah siaga kependudukan diperlukan sinergitas semua pihak untuk menanggulangi masalah kependudukan. Di sekolah sendiri kata Santosa, nantinya akan mengintegrasikan pendidikan kependudukan dan keluarga berencana dalam mata pelajaran.

“Baik pembelajaran langsung maupun tidak langsung,” katanya.


Saat ini sudah didirikan pojok kependudukan. Yakni satu bidang ruang yang berisi tentang informasi terkait. Beragam data itu dikemas semacam kerajinan tangan. Seperti lukisan dan pernak-pernik lainnya. Tujuannya, agar siswa bisa mendapat informasi dan mampu berkreasi.

Kemarin ada sekitar 100 peserta yang mengikuti kegiatan pencanangan. Mulai dari guru, siswa, dan sekolah sekitar. Diharapkan, setelah dicanangkan sebagai sekolah siaga kependudukan, para siswa bisa memupuk kesadaran kondisi kependudukan di wilayah tempat tinggal masing-masing. Untuk menumbuhkan sifat yang bertanggung jawab.

Baca Juga :  Pentingnya Pendidikan Moral pada Anak Usia Dini

“Yang paling penting mengembangkan sikap yang tepat untuk mengatasi masalah kependudukan ketika mereka dewasa,” katanya.

Wakil Bupati Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro menikai integrasi kependudukan dalam mata pelajaran sebagai pengayaan materi cukup penting. Sehingga perencanaan kesejahteraan keluarga ke depan bisa terancang. “Ini anak-anak SMA harus lebih dini, lebih tahu,” ujarnya.

SMAN 1 Lasem dipilih sebagai pelopor sekolah di Rembang. Sebab dinilai memenuhi kriteria yang dibutuhkan. Ia melihat di SMAN 1 Lasem ke depan akan bisa meningkatkan kualitas kependidikan. “Semoga semakin banyak sekilas lain yang menyusul,” imbuhnya. (ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

REMBANG – SMAN 1 Lasem dijadikan sebagai sekolah siaga kependudukan. Ke depan materi tentang kependudukan bakal masuk dalam pembelajaran. Acara pencanangan dilaksanakan di aula SMAN 1 Lasem kemarin. Dihadiri Wakil Bupati Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Wilayah III, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Kepala SMAN 1 Lasem Santosa menyampaikan, untuk mewujudkan sekolah siaga kependudukan diperlukan sinergitas semua pihak untuk menanggulangi masalah kependudukan. Di sekolah sendiri kata Santosa, nantinya akan mengintegrasikan pendidikan kependudukan dan keluarga berencana dalam mata pelajaran.

“Baik pembelajaran langsung maupun tidak langsung,” katanya.

Saat ini sudah didirikan pojok kependudukan. Yakni satu bidang ruang yang berisi tentang informasi terkait. Beragam data itu dikemas semacam kerajinan tangan. Seperti lukisan dan pernak-pernik lainnya. Tujuannya, agar siswa bisa mendapat informasi dan mampu berkreasi.

Kemarin ada sekitar 100 peserta yang mengikuti kegiatan pencanangan. Mulai dari guru, siswa, dan sekolah sekitar. Diharapkan, setelah dicanangkan sebagai sekolah siaga kependudukan, para siswa bisa memupuk kesadaran kondisi kependudukan di wilayah tempat tinggal masing-masing. Untuk menumbuhkan sifat yang bertanggung jawab.

Baca Juga :  SMAN 1 Lasem Borong Empat Juara dalam Pemilihan Duta Museum Rembang 2022

“Yang paling penting mengembangkan sikap yang tepat untuk mengatasi masalah kependudukan ketika mereka dewasa,” katanya.

Wakil Bupati Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro menikai integrasi kependudukan dalam mata pelajaran sebagai pengayaan materi cukup penting. Sehingga perencanaan kesejahteraan keluarga ke depan bisa terancang. “Ini anak-anak SMA harus lebih dini, lebih tahu,” ujarnya.

SMAN 1 Lasem dipilih sebagai pelopor sekolah di Rembang. Sebab dinilai memenuhi kriteria yang dibutuhkan. Ia melihat di SMAN 1 Lasem ke depan akan bisa meningkatkan kualitas kependidikan. “Semoga semakin banyak sekilas lain yang menyusul,” imbuhnya. (ali)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/