25.3 C
Kudus
Monday, November 28, 2022

Preview Maroko vs Kroasia: Pantang Terbuai Pencapaian di Rusia 2018

QATAR – Kroasia sejak menjadi negara merdeka pada Juni 1991 kerap tampil mengejutkan di Piala Dunia. Pertama kali tampil di Piala Dunia yakni pada 1998, tim berjuluk Vatreni ini mampu melenggang ke semifinal dan menempati peringkat ketiga.

Pencapaian terbaik adalah di Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia. Kroasia yang bukan unggulan melaju ke final sebelum dihentikan Prancis. Penampilan Kroasia di Rusia 2018 memang di luar dugaan. Di tangan pelatih Zlatko Dalic, Kroasia menjadi tim tangguh. Bahkan, Luka Modric cs mampu mengalahkan tim kuat Argentina yang mengandalkan Lionel Messi dengan skor 3-0.

Kini, di Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar, Kroasia tentu ingin mengulang pencapaian di Rusia, bahkan melebihinya. Oleh karena itu, melawan Maroko pada laga pertama di Grup F, Rabu (23/11) sore WIB, pelatih Zlatko Dalic menargetkan kemenangan. Tiga poin pada laga pertama sangat penting demi memudahkan langkah di laga berikutnya.


Meski begitu, kapten Luka Modric meminta rekan-rekannya untuk tak terbuai pencapaian pada 2018 lalu di Rusia. Dia ingin rekan-rekannya tetap tampil tanpa beban dan tak menganggap remeh semua lawan.

“Apa pun yang kami lalui selama Piala Dunia 2018 adalah pengalaman yang tidak terlupakan, tetapi kami harus mengesampingkannya dan fokus pada apa yang ada di depan kami,” kata Modric jelang laga.

“Banyak pemain dari yang tampil di Rusia tidak ada di sini. Kami memiliki pemain baru, darah segar dan energi baru,” imbuhnya.

“Kami juga memiliki beberapa pemain veteran yang telah membantu pemain muda menyesuaikan diri. Ini adalah turnamen baru dan kami harus mengeluarkan semua kemampuan di lapangan,” tegas Modric.

Sementara itu, pelatih Dalic meminta para pemainnya mewaspadai setiap lawan meski di atas kertas bisa dikalahkan. Dia melihat Piala Dunia 2022 bakal penuh kejutan setelah apa yang terjadi dalam laga sebelumnya. Argentina dikalahkan Arab Saudi dan Denmark ditahan imbang Tunisia.

“Kami cukup berhati-hati. Apa yang terjadi kemarin membuat kami lebih berhati-hati,” kata Zlatko Dalic. “Piala Dunia kali ini berbeda dengan di Rusia, tetapi kami tahu tujuan kami sama yakni melangkah sejauh mungkin,” tambah Dalic.

Baca Juga :  Pendidikan Karakter Anak melalui Kebiasaan

Sementara itu, Maroko selama berlaga di putaran final Piala Dunia, pencapaia terbaik adalah melaju ke babak 16 besar pada 1986. Di Piala Dunia terakhir yakni 2018, mereka tak mampu melewati fase grup dan dari 3 laga tak pernah meraih kemenangan.

Hanya saja, Maroko punya motivasi tinggi karena memiliki ikatan batin dengan negara-negara Timur Tengah. Pelatih Walid Reragui yakin suporter Qatar sebagai tuan rumah juga bakal memberikan dukungan kepada Maroko.

“Ini pertama kalinya Piala Dunia diselenggarakan di negara Arab, jadi penting bagi Maroko untuk berada di Qatar. Kami akan berusaha membuat semua orang Maroko, Qatar, dan Arab bangga dengan penampilan kami,” tutur pelatih Walid Reragui.

Rekor Pertemuan:
Maroko 2-2 Kroasia (Piala Hassan II, 11 Desember 1996)
– Kroasia menang adu penalti 7-6

Perkiraan Susunan Pemain:
Maroko (4-3-3): Yassine Bounou, Achraf Hakimi, Achraf Dari, Romain Saiss, Noussair Mazraoui, Azzedine Ounahi, Sofyan Amrabat, Selim Amallah, Hakim Ziyech, Youssef En-Nesyri, Sofiane Boufal
Pelatih: Walid Regragui

Kroasia (4-3-3): Dominik Livakovic, Sime Vrsaljko, Dejan Lovren, Josko Gvardiol, Borna Barisic, Luka Modric, Marcelo Brozovic, Mateo Kovacic, Nikola Vlasic, Bruno Petkovic, Ivan Perisic
Pelatih: Zlatko Dalic

Statistik:
– Kedua negara hanya pernah sekali bertemu dalam semifinal Piala Hassan II di Casablanca pada 1996. Kroasia menang adu penalti setelah selama 120 menit imbang 2-2.
– Kroasia hanya satu kali tidak lolos putaran final Piala Dunia sejak menjadi negara merdeka pada 1991. Kroasia mencapai semifinal Piala Dunia 1998 dalam debutnya.
– Saat mencapai final pada Piala Dunia 2018, Kroasia menjadi tim pertama dalam Piala Dunia yang berbalik menang setelah kebobolan lebih dulu dalam tiga pertandingan fase knock-out berturut-turut.
– Qatar 2022 menjadi Piala Dunia keenam Maroko sejak pertama kali tampil pada 1970. Babak 16 besar adalah pencapaian terbaik mereka pada 1986. (*)

QATAR – Kroasia sejak menjadi negara merdeka pada Juni 1991 kerap tampil mengejutkan di Piala Dunia. Pertama kali tampil di Piala Dunia yakni pada 1998, tim berjuluk Vatreni ini mampu melenggang ke semifinal dan menempati peringkat ketiga.

Pencapaian terbaik adalah di Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia. Kroasia yang bukan unggulan melaju ke final sebelum dihentikan Prancis. Penampilan Kroasia di Rusia 2018 memang di luar dugaan. Di tangan pelatih Zlatko Dalic, Kroasia menjadi tim tangguh. Bahkan, Luka Modric cs mampu mengalahkan tim kuat Argentina yang mengandalkan Lionel Messi dengan skor 3-0.

Kini, di Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar, Kroasia tentu ingin mengulang pencapaian di Rusia, bahkan melebihinya. Oleh karena itu, melawan Maroko pada laga pertama di Grup F, Rabu (23/11) sore WIB, pelatih Zlatko Dalic menargetkan kemenangan. Tiga poin pada laga pertama sangat penting demi memudahkan langkah di laga berikutnya.

Meski begitu, kapten Luka Modric meminta rekan-rekannya untuk tak terbuai pencapaian pada 2018 lalu di Rusia. Dia ingin rekan-rekannya tetap tampil tanpa beban dan tak menganggap remeh semua lawan.

“Apa pun yang kami lalui selama Piala Dunia 2018 adalah pengalaman yang tidak terlupakan, tetapi kami harus mengesampingkannya dan fokus pada apa yang ada di depan kami,” kata Modric jelang laga.

“Banyak pemain dari yang tampil di Rusia tidak ada di sini. Kami memiliki pemain baru, darah segar dan energi baru,” imbuhnya.

“Kami juga memiliki beberapa pemain veteran yang telah membantu pemain muda menyesuaikan diri. Ini adalah turnamen baru dan kami harus mengeluarkan semua kemampuan di lapangan,” tegas Modric.

Sementara itu, pelatih Dalic meminta para pemainnya mewaspadai setiap lawan meski di atas kertas bisa dikalahkan. Dia melihat Piala Dunia 2022 bakal penuh kejutan setelah apa yang terjadi dalam laga sebelumnya. Argentina dikalahkan Arab Saudi dan Denmark ditahan imbang Tunisia.

“Kami cukup berhati-hati. Apa yang terjadi kemarin membuat kami lebih berhati-hati,” kata Zlatko Dalic. “Piala Dunia kali ini berbeda dengan di Rusia, tetapi kami tahu tujuan kami sama yakni melangkah sejauh mungkin,” tambah Dalic.

Baca Juga :  Kisahkan Perburuan Burung Langka, Siswa SMK RUS Diapresiasi Menteri

Sementara itu, Maroko selama berlaga di putaran final Piala Dunia, pencapaia terbaik adalah melaju ke babak 16 besar pada 1986. Di Piala Dunia terakhir yakni 2018, mereka tak mampu melewati fase grup dan dari 3 laga tak pernah meraih kemenangan.

Hanya saja, Maroko punya motivasi tinggi karena memiliki ikatan batin dengan negara-negara Timur Tengah. Pelatih Walid Reragui yakin suporter Qatar sebagai tuan rumah juga bakal memberikan dukungan kepada Maroko.

“Ini pertama kalinya Piala Dunia diselenggarakan di negara Arab, jadi penting bagi Maroko untuk berada di Qatar. Kami akan berusaha membuat semua orang Maroko, Qatar, dan Arab bangga dengan penampilan kami,” tutur pelatih Walid Reragui.

Rekor Pertemuan:
Maroko 2-2 Kroasia (Piala Hassan II, 11 Desember 1996)
– Kroasia menang adu penalti 7-6

Perkiraan Susunan Pemain:
Maroko (4-3-3): Yassine Bounou, Achraf Hakimi, Achraf Dari, Romain Saiss, Noussair Mazraoui, Azzedine Ounahi, Sofyan Amrabat, Selim Amallah, Hakim Ziyech, Youssef En-Nesyri, Sofiane Boufal
Pelatih: Walid Regragui

Kroasia (4-3-3): Dominik Livakovic, Sime Vrsaljko, Dejan Lovren, Josko Gvardiol, Borna Barisic, Luka Modric, Marcelo Brozovic, Mateo Kovacic, Nikola Vlasic, Bruno Petkovic, Ivan Perisic
Pelatih: Zlatko Dalic

Statistik:
– Kedua negara hanya pernah sekali bertemu dalam semifinal Piala Hassan II di Casablanca pada 1996. Kroasia menang adu penalti setelah selama 120 menit imbang 2-2.
– Kroasia hanya satu kali tidak lolos putaran final Piala Dunia sejak menjadi negara merdeka pada 1991. Kroasia mencapai semifinal Piala Dunia 1998 dalam debutnya.
– Saat mencapai final pada Piala Dunia 2018, Kroasia menjadi tim pertama dalam Piala Dunia yang berbalik menang setelah kebobolan lebih dulu dalam tiga pertandingan fase knock-out berturut-turut.
– Qatar 2022 menjadi Piala Dunia keenam Maroko sejak pertama kali tampil pada 1970. Babak 16 besar adalah pencapaian terbaik mereka pada 1986. (*)


Most Read

Artikel Terbaru

/