alexametrics
31.4 C
Kudus
Friday, July 1, 2022

Menjaga Keindahan Bumi Tercinta

KITA sebagai manusia hidup di Bumi. Mulai dari lahir, kecil, beranjak dewasa, sampai kita meninggal. Kita sangat membutuhkan Bumi, planet tempat tinggal kita yang tercinta ini. Tetapi, berapa banyak kita telah mengotori, merusak, dan membuat Bumi ini menjadi tidak indah lagi?

Kadang-kadang kita tidak sadar, bahwa perbuatan kita sangat merusak bumi dan terkesan tidak berterima kasih kepada bumi yang telah berjasa banyak pada Bumi. Kita harus mengubah perilaku untuk merawat Bumi.

Kita cukup melakukan perbuatan yang dapat kita lakukan dan tidak perlu memaksakan diri. Hal-hal kecil yang dapat kita lakukan, misalnya membuang sampah pada tempatnya, melakukan penghematan listrik, menghemat sumber daya alam yang tak dapat diperbarui, dan masih banyak lagi.


Mungkin kita sudah bosan dengan kata-kata ”Buanglah Sampah pada Tempatnya”. Kita mendengar kata-kata itu sejak kita kecil sampai dewasa. Tetapi, apakah kita sudah melakukan hal yang kita anggap sederhana tersebut? Mungkin ya, mungkin tidak.

Kadang-kadang untuk sampah yang besar kita ingat, tetapi jika sampahnya kecil seperti sobekan kertas, plastik, atau bungkus snack kita membuangnya begitu saja. Jika kita ada di kelas, kita taruh sampah tersebut di kolong meja. Jika ada di angkot ditaruh di bawah tempat duduk.

Hal itu tidak hanya dilakukan anak-anak, tetapi juga oleh orang dewasa. Itu menandakan bahwa yang terpenting adalah kesadaran diri. Usia tidak berpengaruh pada sikap seseorang. Yang paling berpengaruh adalah kesadaran. Itu yang paling penting.

Baca Juga :  SMK Walisongo Pecangaan Terpilih Jadi SMK Pusat Keunggulan di Jepara

Begitu juga dengan penggunaan listrik dan air. Kita selalu menganggap bahwa lebih banyak orang yang menggunakan air lebih banyak dari diri kita sendiri, sehingga kita berpikir kalaupun kita menghemat, tetap saja tidak akan berguna. Itu adalah pemikiran yang salah. Jika semua orang berpikir itu, tidak akan ada yang berhemat bukan? Kita harus menanamkan pikiran segala sesuatu hal yang baik itu harus dimulai dari diri kita sendiri. Jangan menunggu orang lain untuk berbuat hal kebaikan.

Untuk itu, untuk menjaga lingkungan kita ini, lingkungan Bumi kita yang tercinta ini, lakukanlah suatu hal yang kecil, karena sesuatu yang besar itu tidak ada sebelum ada hal yang kecil. Jika hal kecil itu dilakukan banyak orang, hal kecil itu akan menjadi hal yang besar.

Jika 1.000 orang membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan, maka daerah tersebut akan menjadi bersih. Tetapi jika 1.000 orang membuang sampah sembarangan, tentunya daerah itu akan sangat kotor sekali.

Rawat dan cintailah Bumi ini. Semoga jika kita telah melakukan hal terbaik yang bisa kita lakukan, Bumi ini kembali indah. (*)

KITA sebagai manusia hidup di Bumi. Mulai dari lahir, kecil, beranjak dewasa, sampai kita meninggal. Kita sangat membutuhkan Bumi, planet tempat tinggal kita yang tercinta ini. Tetapi, berapa banyak kita telah mengotori, merusak, dan membuat Bumi ini menjadi tidak indah lagi?

Kadang-kadang kita tidak sadar, bahwa perbuatan kita sangat merusak bumi dan terkesan tidak berterima kasih kepada bumi yang telah berjasa banyak pada Bumi. Kita harus mengubah perilaku untuk merawat Bumi.

Kita cukup melakukan perbuatan yang dapat kita lakukan dan tidak perlu memaksakan diri. Hal-hal kecil yang dapat kita lakukan, misalnya membuang sampah pada tempatnya, melakukan penghematan listrik, menghemat sumber daya alam yang tak dapat diperbarui, dan masih banyak lagi.

Mungkin kita sudah bosan dengan kata-kata ”Buanglah Sampah pada Tempatnya”. Kita mendengar kata-kata itu sejak kita kecil sampai dewasa. Tetapi, apakah kita sudah melakukan hal yang kita anggap sederhana tersebut? Mungkin ya, mungkin tidak.

Kadang-kadang untuk sampah yang besar kita ingat, tetapi jika sampahnya kecil seperti sobekan kertas, plastik, atau bungkus snack kita membuangnya begitu saja. Jika kita ada di kelas, kita taruh sampah tersebut di kolong meja. Jika ada di angkot ditaruh di bawah tempat duduk.

Hal itu tidak hanya dilakukan anak-anak, tetapi juga oleh orang dewasa. Itu menandakan bahwa yang terpenting adalah kesadaran diri. Usia tidak berpengaruh pada sikap seseorang. Yang paling berpengaruh adalah kesadaran. Itu yang paling penting.

Baca Juga :  Pro Kontra Bos Reguler

Begitu juga dengan penggunaan listrik dan air. Kita selalu menganggap bahwa lebih banyak orang yang menggunakan air lebih banyak dari diri kita sendiri, sehingga kita berpikir kalaupun kita menghemat, tetap saja tidak akan berguna. Itu adalah pemikiran yang salah. Jika semua orang berpikir itu, tidak akan ada yang berhemat bukan? Kita harus menanamkan pikiran segala sesuatu hal yang baik itu harus dimulai dari diri kita sendiri. Jangan menunggu orang lain untuk berbuat hal kebaikan.

Untuk itu, untuk menjaga lingkungan kita ini, lingkungan Bumi kita yang tercinta ini, lakukanlah suatu hal yang kecil, karena sesuatu yang besar itu tidak ada sebelum ada hal yang kecil. Jika hal kecil itu dilakukan banyak orang, hal kecil itu akan menjadi hal yang besar.

Jika 1.000 orang membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan, maka daerah tersebut akan menjadi bersih. Tetapi jika 1.000 orang membuang sampah sembarangan, tentunya daerah itu akan sangat kotor sekali.

Rawat dan cintailah Bumi ini. Semoga jika kita telah melakukan hal terbaik yang bisa kita lakukan, Bumi ini kembali indah. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/